Senin, 27 Juli 2026

Perangkat Desa di Kabupaten TTS Aniaya Guru Honorer Hingga Jalani Perawatan Medis

Imanuel Lodja - Senin, 27 Juli 2026 07:55 WIB
Perangkat Desa di Kabupaten TTS Aniaya Guru Honorer Hingga Jalani Perawatan Medis
net
Ilustrasi.
Situasi yang awalnya hanya saling bertanya kemudian memanas. Polisi menyebut cekcok itu diduga berujung pada aksi kekerasan.

Baca Juga:

Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka di bagian wajah dan kepala sehingga membutuhkan penanganan medis.

Kapolsek mengatakan dugaan sementara motif kejadian dipicu oleh kesalahpahaman antara kedua belah pihak.

Penyidik masih terus mengumpulkan keterangan agar rangkaian peristiwa bisa dipastikan secara utuh.

Polisi juga telah memeriksa beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, termasuk meminta keterangan dari terduga pelaku.

Pemeriksaan terhadap korban belum dilakukan karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan medis.

Baca Juga:
Penyidik menunggu kondisi korban membaik agar dapat memberikan keterangan secara lengkap mengenai peristiwa yang dialaminya.

Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi memastikan laporan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku setelah seluruh bukti dan keterangan berhasil dikumpulkan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Cuaca Ekstrim, Warga Di Rote Barat Dihimbau Tidak Melaut

Cuaca Ekstrim, Warga Di Rote Barat Dihimbau Tidak Melaut

Salah Paham Berujung Kekerasan Fisik, Warga di Kupang Pilih Berdamai

Salah Paham Berujung Kekerasan Fisik, Warga di Kupang Pilih Berdamai

Mobil Toyota Rush Rusak Parah Tertimpa Pohon

Mobil Toyota Rush Rusak Parah Tertimpa Pohon

Warga di Kabupaten TTS Kembali Dapat Bantuan Rumah Harapan dari Kapolda NTT

Warga di Kabupaten TTS Kembali Dapat Bantuan Rumah Harapan dari Kapolda NTT

Mantan Panitera di Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

Mantan Panitera di Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kos

KPK Mengajar Hadir di Kupang Bangun Generasi Antikorupsi dari Ruang Kelas

KPK Mengajar Hadir di Kupang Bangun Generasi Antikorupsi dari Ruang Kelas

Komentar
Berita Terbaru