Kamis, 30 Juli 2026

Selisih Paham Masalah Adat, Pria di Sumba Barat Daya Dibacok Tiga Kerabatnya Hingga Tewas

Imanuel Lodja - Minggu, 31 Mei 2026 17:00 WIB
Selisih Paham Masalah Adat, Pria di Sumba Barat Daya Dibacok Tiga Kerabatnya Hingga Tewas
Lokasi pembacokan korban hingga tewas

digtara.com -Persoalan adat/budaya di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) 'makan korban'.

Baca Juga:

Sabtu (30/5/2026), Martinus Wungo (47) tewas dibacok dengan parang oleh tiga orang kerabatnya.

Warga Desa Watuwona, kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya ini dianiaya hingga tewas pada Sabtu siang di kampung Patunu ikut, Desa Waipadi, kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya

"Benar telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia," ujar Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, Iptu Yakobus K. Sanam pada Minggu (31/5/2026).

Korban dibacok dengan parang oleh RRM alias Rofinus (60), KJW alias Kornelius (28) dan MMD alias Martinus (48).

Ketiga pelaku merupakan warga Patunu Ikit dan Homba Poke, Desa Waipadi, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Baca Juga:
Korban Martinus Wungo saat itu sementara duduk dengan pelaku Rofinus serta pelaku MMD di rumah pelaku MMD.

Mereka membahas masalah adat yang berhubungan dengan urusan penguburan/pemakaman.

Selama pembicaraan tersebut, korban meminta haknya sebagai om/paman dalam urusan penguburan kepada para pelaku.

Korban menuntut agar hak nya berupa ternak hidup bisa dibawa pulang. Namun para pelaku tidak terima dengan permintaan korban.

Korban langsung turun dari rumah hingga ke halaman rumah untuk pulang, namun sempat ditahan oleh beberapa kerabat untuk tidak pulang.

Beberapa kerabat mencoba membantu melakukan mediasi agar masalah adat diselesaikan dengan baik.

Pada saat mediasi, pelaku Rofinus tidak terima dan langsung turun dari rumahnya kemudian menari/ronggeng dengan mengayunkan parangnya untuk membangkitkan semangat dan tekad supaya bisa lebih berani.

Ia pun mencabut parang dan langsung memotong/membacok korban sehingga mengenai bahu kanan korban.

Pelaku Rofinus langsung melarikan diri ke arah belakang rumah miliknya dan dikejar korban hingga ke belakang rumah Rofinus.

Setelah tiba di belakang rumah Rofinus, korban langsung ditusuk oleh pelaku lain (Kornelius) dengan parang pada dada kiri korban.

Baca Juga:
Selanjutnya datang pelaku lain Martinus membacok korban dengan parang pada tangan kiri sehingga korban mengalami luka.

Karena banyaknya darah yang keluar, korban pun jatuh ke tanah dan meninggal dunia di tempat kejadian

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Satu Pekan Razia Pedagang Eceran BBM Bersubsidi, Polres Sumba Barat Daya Sita Ribuan Liter Pertalite dan Solar

Satu Pekan Razia Pedagang Eceran BBM Bersubsidi, Polres Sumba Barat Daya Sita Ribuan Liter Pertalite dan Solar

Puluhan Liter BBM Bersubsidi Yang Dijual Eceran Tanpa Izin Kembali Diamankan Polisi

Puluhan Liter BBM Bersubsidi Yang Dijual Eceran Tanpa Izin Kembali Diamankan Polisi

Penindakan Lanjutan, Polres Sumba Barat Daya Kembali Amankan Ratusan Liter BBM Bersubsidi

Penindakan Lanjutan, Polres Sumba Barat Daya Kembali Amankan Ratusan Liter BBM Bersubsidi

Polres Sumba Barat Daya Kembali Tindak Penjual BBM Bersubsidi Tanpa Izin Resmi

Polres Sumba Barat Daya Kembali Tindak Penjual BBM Bersubsidi Tanpa Izin Resmi

Tidak Berizin, Polisi di Sumba Barat Daya Tindak Penjual BBM Bersubsidi Eceran

Tidak Berizin, Polisi di Sumba Barat Daya Tindak Penjual BBM Bersubsidi Eceran

Tim URC Polres Sumba Barat Daya Amankan Pelaku Curanmor Saat Patroli

Tim URC Polres Sumba Barat Daya Amankan Pelaku Curanmor Saat Patroli

Komentar
Berita Terbaru