Cabuli Anak Dibawah Umur, Honorer di Manggarai Barat Ditangkap Polisi
digtara.com -NB (53), karyawan honorer di Kabupaten Manggarai Barat, NTT diamankan polisi dari Polsek Lembor pada Jumat (1/5/2026).
Baca Juga:
NB telah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi menjalani penahanan.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 21 April 2026, sekitar pukul 14.00 Wita, di sebuah rumah kontrakan di salah satu kampung di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat.
Baca Juga:"Pelaku kini telah ditahan dan berstatus tersangka setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup," ujar Kapolsek Lembor, Ipda Vinsen H. Bagus, S.I.P. dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).
Kapolsek Lembor menceritakan bahwa peristiwa ini bermula pada Selasa siang, sekitar pukul 14.00 Wita.
Saat itu, korban M (10) sedang asyik bermain bersama rekannya, O (10), di halaman rumah.
Tak berselang lama, tersangka muncul di jendela tanpa mengenakan baju dan mulai memanggil korban.
Awalnya korban tidak menghiraukan, namun tersangka tidak menyerah.
Baca Juga:Ia pindah ke pintu depan dan melancarkan bujuk rayu dengan iming-iming makanan.
"Pelaku memanggil nama korban sembari menawarkannya makanan (Mie Instan) agar korban mau mendekat," ujar Kapolsek.
Tergiur dengan tawaran tersebut, korban mendekat. tersangka langsung menarik tangan korban ke dalam rumah dan mengunci pintu.
Berdasarkan keterangan korban, ia sempat melakukan perlawanan saat tersangka melakukan tindakan asusila. "Jangan, sakit!" teriak korban di tengah rintihan rasa sakit akibat perlakuan kasar tersangka.
Meski rekan korban O (10), sempat memanggil dari luar, tersangka mengancam akan memukul korban jika ia berani menyahut.
Baca Juga:Usai melakukan aksinya, tersangka memberikan dua bungkus mie instan kepada korban untuk menutupi perbuatannya.
kasus ini baru terungkap dua hari kemudian, pada Kamis (23/4/2026) lalu.
Laporan polisi nomor: LP/B/22/7/2026/SPKT Polsek Lembor pun resmi diterbitkan malam itu juga sekitar pukul 22.05 Wita.
"Kasus ini baru terungkap setelah korban menceritakan kejadian tersebut kepada rekannya, yang kemudian sampai ke telinga orang tua saksi dan kakek korban," ungkap Kapolsek.
Baca Juga:Kapolsek Lembor menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah hukum yang terukur, mulai dari visum et repertum (VeR) terhadap korban, olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga pemeriksaan saksi-saksi.
Penyidik telah memeriksa delapan orang saksi dan satu orang ahli dalam perkara ini.
"Berdasarkan gelar perkara, status penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan, dan NB resmi ditetapkan sebagai tersangka," jelasnya.
Atas perbuatannya, tersangka NB dijerat dengan Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
"Tersangka kini terancam hukuman penjara hingga sembilan tahun sesuai dengan regulasi pidana terbaru," sebutnya.
Baca Juga:Terhitung sejak Kamis, 30 April 2026, pukul 12.30 Wita, tersangka NB dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polres Manggarai Barat untuk menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
"Fokus kami saat ini adalah melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar korban segera mendapatkan keadilan," ujar Kapolsek Lembor.
Remaja Perempuan di Manggarai Barat Disetubuhi Rekan Remajanya
Tim SAR Gabungan Evakuasi Dua WNA Sakit Saat Berwisata di Pulau Padar-Manggarai Barat
Mobil Travel Ditumpangi Ibu Hamil di Manggarai Barat Terperosok ke Jurang
Pengemudi Ojol di Manggarai Barat Dianiaya Sejumlah Pria Tak Dikenal
Sempat Berpindah Kapal, Barang Hilang Milik Wisatawan Asing Di Labuan Bajo Ditemukan Kembali