Bertengkar Masalah Sertifikat Tanah, IRT di Malaka Tewas Ditebas Dengan Parang Dihadapan Anaknya
Imanuel Lodja - Senin, 03 Agustus 2026 10:10 WIB
ist
Tersangka pembunuhan di Malaka diamankan bersama barang bukti
digtara.com -TB alias Theresia (37), ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Malaka, NTT tewas dengan luka menganga di kepala pada Minggu (2/8/2026).
Baca Juga:
Warga
Hoineno, RT 001/RW 001, Desa Tesa, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten
Malaka ini dianiaya dengan parang oleh BB alias Bernabas (52).
Bernabas dan Theresia diketahui belum menikah sah. Namun keduanya sudah lama tinggal bersama dan dikaruniai tiga orang anak.
Baca Juga:
Korban dibantai di rumahnya dan disaksikan salah satu anak mereka, AAB yang baru berusia tujuh tahun.
Awalnya pada Minggu siang, terlapor sementara ingin memasukkan ternak sapi ke kandang.
Kebetulan
ada kerabat mereka, Oktaviana Bubu (46) yang ikut mendengar terlapor
bersama korban bertengkar karena masalah sertifikat tanah.
Baca Juga:
Oktaviana sempat menegur mereka sehingga korban memilih masuk ke dalam rumah. Sementara terlapor masih terus marah-marah.
Karena terlapor dan korban masih yerus bertengkar maka Oktaviana pun memilih meninggalkan mereka.
Saat Oktaviana pergi, ia masih mendengarkan pertengkaran antara terlapor dan korban.
Baca Juga:
Pasca Oktaviana pergi, terlapor rupanya mengikuti korban dalam rumah.
Salah satu anak terlapor dan korban, AAB yang ada dalam rumah mendengarkan pertengkaran orang tua nya yang tidak berujung.
Terlapor
mengambil parang yang disandang di bahu kanan, kemudian langsung
menebas korban sebanyak satu kali yang mengenai kepala korban hingga
mengeluarkan banyak darah.
Baca Juga:
Aksi
ini disaksikan AAB yang hanya bisa menangis. Setelah menebas kepala
korban dengan parang, terlapor langsung mengambil tas dan pergi dari
rumah.
AAB menangis dan pergi ke rumah tetangganya Bergita M. Asa (29) melaporkan kalau ibu nya sudah meninggal ditebas terlapor.
Bergita
pun langsung ke rumah kepala Dusun untuk menyampaikan kejadian tersebut
dan meminta tolong menelpon dan menyampaikan kejadian tersebut kepada
Kepala Desa.
Kepala Desa datang ke rumah kepala Dusun dan menelepon pihak kepolisian Polsek Laenmanen dan melaporkan kejadian tersebut.
Baca Juga:
Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar melalui Kasat Reskrim, Iptu Marfilson Petrus membenarkan kejadian ini.
"(Polisi) sudah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP," ujar Kasat pada Minggu malam.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polres Belu Bekuk Dua Buronan Polres Malaka
Hilang Satu Hari, Tubuh IRT di Malaka Ditemukan Saat Dimangsa Buaya
IRT di Kabupaten Malaka Hilang Diterkam Buaya
Kapolres Malaka-Komandan UPF PNTL Perkuat Sinergi Keamanan Perbatasan Indonesia–Timor Leste
Masuk Indonesia Secara Non Prosedural, Belasan Warga Timor Leste Diamankan Polisi
IRT di Kupang Laporkan Pencurian Perhiasan Emas Oleh Anak Angkat, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai
Komentar
Berita Terbaru
Pilih Saham IPO atau Mid/Small Cap? Kenali Kelebihan dan Risikonya
Bertengkar Masalah Sertifikat Tanah, IRT di Malaka Tewas Ditebas Dengan Parang Dihadapan Anaknya
Rupiah Hari Ini 3 Agustus 2026 Diproyeksi Menguat, Simak Sentimen Penggeraknya
Polres Alor Gagalkan Penyelundupan Ribuan Liter Miras Tradisional Dari Kiser
IHSG Agustus 2026 Diproyeksi Menguat, Ini Sentimen dan Saham yang Patut Dicermati
Dua Kali Mangkir Dipanggil Sebagai Saksi Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa, Kades di Sumba Barat Daya Dijemput Polisi
Daftar Harga Emas ANTAM dan UB di Pegadaian Hari Ini Senin 3 Agustus 2026