Kamis, 08 Oktober 2026

Tiga Pekan Hilang dan Sempat Dilaporkan ke Polisi, IRT di KabupatenTTS Ditemukan Meninggal dalam Kali dalam Kondisi Membusuk

Imanuel Lodja - Minggu, 23 Agustus 2026 18:00 WIB
Tiga Pekan Hilang dan Sempat Dilaporkan ke Polisi, IRT di KabupatenTTS Ditemukan Meninggal dalam Kali dalam Kondisi Membusuk
net
Ilustrasi.

digtara.com -Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dilaporkan hilang sejak tiga pekan lalu.

Baca Juga:

Setelah tiga pekan dua hari tanpa kabar, ibu rumah tangga ini malah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk.

Jenazah Yosina Tahun (78) ditemukan pada Sabtu (22/8/2026) siang dalam kali Noeme di Desa Anin, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten TTS.

Saat ditemukan, jenazah warga RT 008/RW 004, Dusun 4, Desa Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten TTS ini sudah membusuk.

Korban pertama kali ditemukan oleh Jordi Aserikam (9), siswa kelas IV sekolah dasar yang saat itu bersama beberapa rekannya sedang memancing di kali Noeme

Ketika memancing di Kali Noeme, Jordi berpindah tempat mancing. Ketika melintasi gua batu, ia melihat ke dalam gua batu tersebut dan melihat ada orang yang tertidur di dalam gua tersebut.

Baca Juga:
Setelah Jordi melihat lebih jelas, ternyata orang tersebut sudah meninggal dengan kondisi tubuh sudah membusuk.

Jordi langsung memberitahukan teman- temannya dan mereka langsung pulang kembali ke rumah untuk memberitahukan kejadian tersebut ke orang tua dan kelurga korban.

Kerabat korban, Dorce Benu mengakui kalau korban hilang dari rumah sejak Kamis, 30 Juli 2026 sehingga keluarga mencari keberadaan korban namun tidak ditemukan.

Keluarga kemudian membuat laporan pengaduan orang hilang ke Polsek Amanatun Selatan.

Pada saat itu keluarga sempat mencari korban di sekitar kebun dari Desa Fay menuju Desa Anin menyisiri kali namun tidak membuahkan hasil.

Korban selama ini mengalami gangguan kejiwaan karena sejak kecil sejak umur 15 tahun sudah mengalami gangguan jiwa dimana korban sering pergi menghilang tanpa arah.

Pada saat korban mengalami gangguan atau kumat biasa korban mengomel sendiri dan pergi tanpa arah.

Aparat kepolisian ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Korban meninggal dunia di bawah batu besar dengan posisi terlentang.

Korban sudah mengalami pembusukan dan diperkirakan korban meninggal lebih dari empat hari.

Jenazah kemudian dimasukkan ke dalam kantung mayat dan dibawa ke rumah korban untuk dilakukan pemeriksaan visum jenasah.

Baca Juga:
Dari hasil pemeriksaan Visum jenazah yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Ki'e, dr Louis Fernando Djoko Tjahyono bersama perawat Yehus Kase bahwa korban sudah meninggal lebih dari dua minggu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Anggota Buser Gadungan Diamankan Polisi Karena Aniaya Warga

Anggota Buser Gadungan Diamankan Polisi Karena Aniaya Warga

Kawasan Hutan Besipae-TTS Terbakar, Polisi Dan Warga Padamkan Api

Kawasan Hutan Besipae-TTS Terbakar, Polisi Dan Warga Padamkan Api

Konsumsi Miras Berlebihan, Warga di Kabupaten TTS Tewas Dianiaya Rekannya dengan Parang

Konsumsi Miras Berlebihan, Warga di Kabupaten TTS Tewas Dianiaya Rekannya dengan Parang

Tragis! Ibu Muda di Binjai Tewas Usai Tersenggol dan Terlindas Fortuner, Pengemudi Diduga Anggota Polda Sumut

Tragis! Ibu Muda di Binjai Tewas Usai Tersenggol dan Terlindas Fortuner, Pengemudi Diduga Anggota Polda Sumut

Bupati Sumba Barat Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Bupati Sumba Barat Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Kejahatan

Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan di Kabupaten TTS Dapat Bantuan Air Bersih dari Polres TTS

Ratusan Kepala Keluarga Terdampak Kekeringan di Kabupaten TTS Dapat Bantuan Air Bersih dari Polres TTS

Komentar
Berita Terbaru