Anak Dibawah Umur Dicabuli Tetangganya, Polisi Naikkan ke Penyidikan
digtara.com -Polsek Maulafa menangani kasus pencabulan anak dibawah umur yang dilaporkan sejak Februari 2026 lalu.
Baca Juga:
Kasus ini dilaporkan DT, seorang ibu rumah tangga, warga Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
DT melapor setelah diberitahu oleh anak perempuannya yang masih di bawah umur, berinisial AP, bahwa ia telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial AT yang adalah tetangga korban AP.
Baca Juga:Berdasarkan laporan DT, bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu (15/2//2026) sekitar pukul 16.00 Wita, di rumah terlapor AT di Jalan Mahoni, RT. 023/RW 010, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Polisi kemudian melakukan gelar perkara penanganan kasus ini di ruang gelar perkara Unit Reskrim Polsek Maulafa.
Kegiatan pada Kamis (30/4/2026) pagi ini dipimpin Kapolsek Maulafa, AKP Fery Nur Alamsyah.
Dalam kesempatan itu, Brigpol Marci Agata Alle, selaku penyidik pembantu yang menangani perkara, memaparkan hasil penyelidikan. Kasus ini bermula dari
Materi utama gelar perkara adalah pembahasan hasil penyelidikan untuk menentukan apakah kasus tersebut memenuhi unsur untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan dan untuk merumuskan penerapan pasal yang tepat.
Baca Juga:Setelah melalui proses diskusi dan analisis mendalam, forum gelar perkara menyimpulkan bahwa dari hasil penyelidikan telah ditemukan bukti permulaan yang cukup terkait tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Dengan demikian, status penanganan perkara resmi ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.
"Kami telah menyimpulkan bahwa peristiwa pidana ini memenuhi unsur dan dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan," ujar AKP Fery Nur Alamsyah.
AKP Fery Nur Alamsyah berpesan kepada warga masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga putra putri.
Baca Juga:"Kejahatan seksual bisa menyasar siapa saja dan anak-anak baik putra maupun putri menjadi kelompok rentan, untuk itu para orang tua lebih waspada dalam mengawasi anak-anak dan tidak gampang mempercayai siapa pun. Pelaku kejahatan seksual sering berasal dari orang terdekat yang justru kita percaya seperti keluarga ataupun tetangga," tegas Kapolsek Maulafa.
Proses penyidikan selanjutnya dilakukan untuk melengkapi berkas perkara guna segera diserahkan ke Kejaksaan.
Baca Juga:
Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi
Jaga Keamanan Perairan NTT, Kapolda NTT Patroli Laut di Teluk Kupang
Lansia Perempuan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia
Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri
Polantas Tertibkan Pick Up di Parkiran Liar