Minggu, 17 Mei 2026

Tiga Bulan Pimpin Pelni Kupang, Teguh Hari Setiadi Tegas Berantas Calo Tiket

Imanuel Lodja - Senin, 20 April 2026 17:10 WIB
Tiga Bulan Pimpin Pelni Kupang, Teguh Hari Setiadi Tegas Berantas Calo Tiket
ist
Teguh Hari Setiadi, Kepala Cabang Pelni Kupang

digtara.com -Praktek percaloan pembelian tiket di kantor Pelni Kupang maupun Pelabuhan Tenau Kupang mulai dikikis Teguh Hari Setiadi.

Baca Juga:

Begitu dipercayakan memimpin kantor Pelni cabang Kupang pada Februari 2026 lalu, Teguh Hari Setiadi langsung bergerak cepat.

Ia memilih turun langsung ke lapangan, menyusuri area pelabuhan, berbincang dengan penumpang, dan memetakan persoalan klasik yang selama ini menghantui layanan transportasi laut terkait calo tiket.

Langkah awalnya sederhana namun tegas inspeksi langsung ke Pelabuhan Tenau sejam setelah tiba di Kota Kupang.

Baca Juga:
Dari sana, Teguh melihat celah yang selama ini dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.

Ia tak menunggu lama. Koordinasi lintas sektor segera dibangun, terutama dengan Polda NTT dan aparat terkait.

Hasilnya mulai terlihat. Dalam waktu singkat, lima calo tiket berhasil diringkus.

Dua diantaranya bahkan baru saja diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Bagi Teguh, capaian ini bukan sekadar angka penindakan, melainkan bentuk keberpihakan pada masyarakat kecil.

"Ini bukan hanya soal penindakan. Ini karena cinta kepada masyarakat yang datang dengan kondisi susah. Jangan sampai mereka sudah susah, lalu kita persulit lagi. Bagaimana kalau hal itu terjadi kepada keluarga kita," ujarnya pada Senin (20/4/2026).

Baca Juga:
Teguh yang ditemui di kantor sementara Pelni Cabang Kupang juga membuka tabir modus operandi para calo yang kian licik.

Mereka memanfaatkan situasi renovasi kantor Pelni lama di Kelurahan Fatufeto, Kota Kupang.

Para penumpang dicegat, ditawari bantuan, bahkan diyakinkan bahwa mereka adalah "petugas resmi".

Korban yang tak curiga menyerahkan uang dan KTP sesuai harga tiket tujuan, misalnya Kupang–Kalimantan.

Namun sesampainya di kantor Pelni yang baru di Kelurahan Namosain, skenario berubah.

Penumpang diarahkan membeli tiket tujuan yang lebih murah, seperti Kupang–Lewoleba, menggunakan ATM milik pelaku.

Baca Juga:
Selisih harga itulah yang menjadi keuntungan calo bisa mencapai ratusan ribu rupiah dalam satu transaksi.

"Ini modus baru yang kami temukan. Mereka bermain di celah ketidaktahuan penumpang," ungkap Teguh.

Berbekal pengalaman bertugas di pelabuhan di wilayah Timur Indonesia, Teguh juga memperkuat sistem.

Salah satunya dengan memantau penggunaan ATM yang kerap dipakai para calo.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Kupang Diterkam Buaya Saat Mandi di Muara

Warga Kupang Diterkam Buaya Saat Mandi di Muara

Di Kupang, Satu Penumpang Tewas Dan Lima Luka-Luka dalam Kecelakaan Tunggal Mobil Brio

Di Kupang, Satu Penumpang Tewas Dan Lima Luka-Luka dalam Kecelakaan Tunggal Mobil Brio

Diduga Gelapkan Uang dan Mobil, Anggota DPRD Kota Kupang Polisikan Mantan Istri

Diduga Gelapkan Uang dan Mobil, Anggota DPRD Kota Kupang Polisikan Mantan Istri

Jumat Berbagi, Satlantas Polresta Kupang Kota Salurkan Sembako ke Panti Asuhan Bakti Luhur Kupang

Jumat Berbagi, Satlantas Polresta Kupang Kota Salurkan Sembako ke Panti Asuhan Bakti Luhur Kupang

Pemuda di Kupang Nyaris Dikeroyok Warga Gara-gara Aniaya Pacar dan Pemilik Kost

Pemuda di Kupang Nyaris Dikeroyok Warga Gara-gara Aniaya Pacar dan Pemilik Kost

Dihina, Remaja di Kupang Polisikan Kekasihnya

Dihina, Remaja di Kupang Polisikan Kekasihnya

Komentar
Berita Terbaru