Sabtu, 13 Juni 2026

Kompol Cosmas Kaju Gae Dipecat, Keluarga Ngada di Kupang Gelar Acara Adat dan Nyatakan Sikap

Imanuel Lodja - Kamis, 04 September 2025 11:12 WIB
Kompol Cosmas Kaju Gae Dipecat, Keluarga Ngada di Kupang Gelar Acara Adat dan Nyatakan Sikap
ist
IKADA Kupang menggelar ritual adat dan menyampaikan pernyataan sikap terkait putusan PTDH terhadap Kompol Cosmas

digtara.com -Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP) Polri resmi menjatuhkan putusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Kompol Cosmas Kaju Gae, Danyon Resimen IV Korbrimob Polri.

Baca Juga:

Ia menjadi salah satu personel yang diduga terlibat dalam insiden meninggalnya driver ojek online, Affan Kurniawan, yang diduga terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi demonstrasi ricuh di Jakarta Pusat.

KKEPP menilai, Komandan Batalyon (Danyon) Resimen IV Korps Brimob (Korbrimob) Polri ini tidak profesional dalam menangani aksi yang terjadi pada 28 Agustus 2025.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam penjelasannya menyebutkan putusan hukuman Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sudah dilakukan oleh KKEPP terhadap Cosmas.

"Wujud perbuatan terduga pelanggar telah bertindak tidak profesional dalam penanganan aksi unjuk rasa pada tanggal 28 Agustus 2025 sehingga mengakibatkan adanya korban jiwa yaitu atas nama saudara Affan Kurniawan," kata Trunoyudo pada Rabu (3/9/2025).

Kompol K dinilai terbukti melakukan pelanggaran KEPP setelah kendaraan taktis (rantis) Brimob yang ditumpanginya melindas Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, hingga tewas.

Sesepuh dan paguyuban Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) di Kupang pun bersikap dengan keluarnya keputusan ini.

Keluarga asal Ngada di Kupang langsung menggelar pertemuan di Kupang melibatkan sesepuh, pengurus IKADA dan mahasiswa asal Kabupaten Ngada di Kupang.

Mereka berkumpul di kediaman Darius Tiwu Hero, di Jalan Bajawa Oepoi, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang pada Kamis (4/9/2025).

Keluarga asal Ngada menggelar upacara adat Zia ura ngana (Mate Ngana).

Dalam acara adat ini, para sesepuh melantunkan doa dan syair dalam bahasa daerah serta melemparkan beras ke ternak babi.

Dalam prosesi itu juga disembelih seekor babi dengan cara membelah kepala babi dengan parang.

Kemudian para sesepuh ke Polda NTT untuk menyatakan sikap keluarga Ngada atas hasil sidang kode etik Polri yang telah memberhentikan tidak dengan hormat terhadap Kompol Cosmas Kaju Gae.

Dari Polda NTT, mereka ke kantor gubernur NTT menemui gubernur NTT dan ke kantor DPRD NTT untuk menyampaikan pernyataan sikap melalui lembaga dewan.

Dr Sipri Radho Toly, ketua IKADA Kupang mengaku kalau keluarga Ngada di Kupang menyatakan duka cita yang mendalam dan prihatin atas meninggalnya Affan Kurniawan, ojek online dalam aksi massa di Jakarta.

IKADA pun menyampaikan surat terbuka kepada presiden RI dengan tembusan kepada Kapolri dan Komisi III DPR RI.

Terhadap putusan PTDH, IKADA menolak dengan keras putusan PTDH, menolak dengan keras mekanisme sidang kode etik yang terkesan terlalu cepat.

IKADA juga memandang bahwa Kompol Cosmas saat itu bukan bertindak sebagai komandan tetapi menyelamatkan diri dari aksi massa yang anarkhis.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas

Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas

Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT

Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT

SMA Negeri 1 Kupang Gandeng Polisi-Jaksa Dan Ombudsman Sosialisasikan Proses SPMB

SMA Negeri 1 Kupang Gandeng Polisi-Jaksa Dan Ombudsman Sosialisasikan Proses SPMB

Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan

Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan

Pasutri di Kupang Ribut Gara-gara Dana PKH

Pasutri di Kupang Ribut Gara-gara Dana PKH

Puluhan Remaja Di Kupang Rusaki Fasilitas Sekolah, Orang Tua Siap Ganti Rugi

Puluhan Remaja Di Kupang Rusaki Fasilitas Sekolah, Orang Tua Siap Ganti Rugi

Komentar
Berita Terbaru