Rabu, 29 Juli 2026

Perjuangan Anak Koster Gereja Yang Juga Tukang Ojek Raih Mimpi Jadi Bintara Polri

Imanuel Lodja - Sabtu, 05 Juli 2025 15:32 WIB
Perjuangan Anak Koster Gereja Yang Juga Tukang Ojek Raih Mimpi Jadi Bintara Polri
ist
Perjuangan Anak Koster Gereja Yang Juga Tukang Ojek Raih Mimpi Jadi Bintara Polri Secara Gratis

Julio sendiri bersama kakak nya sejak sekolah dasar sudah membantu paman mereka Zadrak Dawan untuk bekerja sebagai tukang. Kebetulan paman mereka sering mendapatkan pekerjaan fisik pembangunan rumah atau proyek lainnya sehingga mereka pun aktif menjadi tukang.

Baca Juga:

Tamat dari SD Oesapa Kecil, Julio melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 5 Kupang dan kemudian masuk ke SMA Negeri 5 Kupang.

Saat ujian kelulusan, Julio pun mendaftarkan diri ikut seleksi anggota Polri. Modal nekat dan impiannya menjadi dorongannya untuk ikut seleksi.

Elisabeth sempat ragu saat Julio menyampaikan keinginannya menjadi anggota Polri. Elisabet mengingatkan kalau mereka orang miskin dan tidak punya uang. "Jangan paksa diri ikut tes polisi. Kita orang kecil dan tidak punya uang," ujar Elisabet saat Julio sudah mendaftarkan diri di Polresta Kupang Kota.

Namun Julio justru menguatkan sang ibu dengan mengatakan kalau kekuatan doa bisa menembus segala harapan dan cita-cita.

Elisabeth pun mendukung keinginan sang anak. Setiap malam ia mendaraskan doa buat perjuangan anak keduanya.

Setiap ke lokasi tes, Elisabeth berdoa bersama anak-anaknya. Demikian pula setiap Julio pulang tes mereka berkumpul kembali dan berdoa bersama-sama.

Untuk menghemat biaya Elisabeth sedapat mungkin menyiapkan bekal bagi Julio walau hanya nasi putih dan telur. Namun kalau ia tidak sempat maka Julio hanya dibekali uang Rp 20.000 untuk membeli makanan.

Perjuangan Julio bukan tanpa kendala. Saat tahapan ujian akademik, Elisabeth mengalami kecelakaan lalu lintas. Ia celaka di depan Puskesmas Liliba saat menjemput anak sekolah langganannya.

Julio pun menggantikan sementara peran sang ibu mengantar jemput anak sekolah langganan saat jedah tes. Demikian pula tugas-tugas koster di gereja diambil alih oleh Julio, kakak dan dua adiknya.

Saat mengikuti tes kesehatan I, Julio juga menghadapi kendala lagi. Ibu nya harus bolak balik ke rumah sakit menjaga sang nenek yang sedang sakit dan menjalani rawat inap.

Julio sendiri masuk urutan kelima saat perangkingan sementara dalam saat sidang kelulusan sementara menuju pemeriksaan kesehatan II

Ketika ujian kesamaptaan jasmani, Julio galau dengan kemampuannya. Ia memang yakin dengan usahanya selama ini karena setelah sekolah dan membantu pekerjaan ibunya, Julio selalu menyempatkan waktu berlatih olahraga secara mandiri di GOR Oepoi Kupang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional

Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT Tekankan Integritas dan Profesionalisme Saat Lantik Pejabat Struktural Dan Fungsional

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai

Dihantam Angin dan Gelombang, Perahu Ikan Milik Warga Sabu Raijua Tenggelam di Pantai

Pengrusakan Puluhan Rumah Dan Kendaraan di Amanuban Selatan-TTS Dipicu Balas Dendam

Pengrusakan Puluhan Rumah Dan Kendaraan di Amanuban Selatan-TTS Dipicu Balas Dendam

Komentar
Berita Terbaru