Salah Paham, Warga Malaka Dianiaya Sejumlah Warga Hingga Hidung Patah
digtara.com -Oktafianus Koli, pria asal Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami sejumlah luka yang cukup parah.
Baca Juga:
Tulang hidung nya patah sehingga harus menjalani operasi pasca dianiaya dan dikeroyok oleh empat warga masing-masing VM, YM, YH dan ER.
Keempat pelaku juga merupakan warga Kabupaten Malaka. Salah satu pelaku VM merupakan kepala sekolah di sebuah sekolah di Kabupaten Malaka.
Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar melalui Kasat Reskrim, Iptu Dominggus Duran membenarkan kejadian ini saat dikonfirmasi pada Rabu (8/10/2025).
Baca Juga:
Penganiayaan dan pengeroyokan ini bermula pada Minggu (5/10/2025) siang sekitar pukul 13.00 wita.
Saat itu korban baru selesai mengikuti misa (ibadah gereja) di Kapela di Dusun Tua Laran, Desa Babulu Selatan, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka.
Usai misa, korban duduk makan bersama Romo Yustus Nipu dan beberapa pelaku yakni VM (kepala sekolah), YM dan ER.
"Selesai makan, korban dan pelaku serta Romo lanjut duduk sambil berdiskusi terkait penerimaan patung bunda Maria bersama dengan romo Yustus Nipu," ujar Kasat.
Selang beberapa saat, satu pelaku lainnya YH ikut bergabung untuk berdiskusi bersama.
Baca Juga:
Saat itu lah, salah satu pelaku, YM sempat mengeluarkan kata kasar kepada Romo Yustus Nipu.
Korban tidak terima sehingga menegur secara perlahan kepada YM karena YM tidak pantas mengeluarkan kata kasar di hadapan Romo.
YM rupanya tidak terima dengan teguran tersebut. Hal yang sama juga dilakukan VM yang keberatan dengan teguran dari korban.
VM malah langsung memaki korban dengan bahasa daerah dan menyuruh korban untuk pulang.
Korban pun memilih untuk pulang ke rumah. Namun tiba di jalan depan Kapela, salah satu pelaku, EB berteriak dan memaki korban.
Baca Juga:
VM berlari ke arah korban dan langsung memukul korban dengan tangan ke arah depan, namun korban bisa menangkis pukulan tersebut.
Tiga pelaku lainnya datang dari arah depan. ER langsung memukul korban menggunakan kepalan tangan satu kali mengenai kepala korban.
Kemudian datang YM mencekik leher korban. YH pun datang memukul korban satu kali pada mata kiri.
Pamit Cari Pakan Ternak Babi, Warga Kabupaten Sikka Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Asam
Rumah Warga Kabupaten Sikka Hangus Terbakar Saat Penghuni Masih Tidur
Tim Gabungan URC Resmob Polda NTT-Polres TTU Bekuk Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan
Polres Sumba Tengah Segera Dikukuhkan, Anggota Polres Sumba Barat Kerja Bakti Pembersihan Lokasi Mako
Kapolres Malaka-Komandan UPF PNTL Perkuat Sinergi Keamanan Perbatasan Indonesia–Timor Leste
Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang
Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU
ASN di Kupang-NTT Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal
Pamit Cari Pakan Ternak Babi, Warga Kabupaten Sikka Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Asam
Pemeriksaan Adik Dokter Icha Dijadwalkan Ulang
Anggota Dit Binmas Polda NTT Di-PTDH, Polda NTT Pastikan Pemecatan Sesuai Ketentuan
Rumah Warga Kabupaten Sikka Hangus Terbakar Saat Penghuni Masih Tidur
Bayi Temuan Warga Dalam Hutan Dirawat Intensif, Polisi Selidiki Pelaku Buang Bayi