Rumah Warga Kabupaten Sikka Hangus Terbakar Saat Penghuni Masih Tidur
digtara.com -Sebuah rumah semi permanen milik Heronimus Huro (53), warga Dusun Wairbleler RT 09/RW 005, Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete, hangus dilalap si jago merah pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.30 WITA.
Baca Juga:
Beruntung, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran terjadi ketika sebagian besar warga masih terlelap.
Saat itu, Heronimus Huro bersama anggota keluarganya sedang tidur di dalam rumah. Ia terbangun karena merasakan suhu di dalam rumah berubah menjadi sangat panas.
Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Heronimus segera membuka pintu kamarnya untuk memastikan keadaan.
Baca Juga:Ia terkejutnya mendapati kobaran api telah membakar bagian plafon atau langit-langit rumah serta sebagian dinding di ruang belakang.
Api yang terus membesar membuat situasi berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik.
Heronimus langsung membangunkan seluruh anggota keluarganya. Dalam kondisi panik, mereka berusaha menyelamatkan diri dengan keluar melalui pintu belakang rumah sebelum kobaran api menjalar ke seluruh bangunan.
Sesaat setelah berhasil keluar, korban berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Teriakan tersebut segera mengundang perhatian warga yang berdatangan untuk memberikan bantuan.
Kondisi tersebut diperparah oleh tiupan angin yang cukup kencang sehingga api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah.
Dalam waktu singkat, bangunan semi permanen berukuran sekitar 5 x 11 meter itu tidak lagi mampu diselamatkan. Kobaran api menghanguskan seluruh bangunan serta harta benda yang berada di dalamnya.
Sejumlah barang berharga milik korban yang ikut musnah terbakar antara lain satu buah sertifikat tanah, berbagai dokumen penting berupa KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Akta Nikah, uang tunai sebesar Rp 500.000, dua unit telepon genggam merek Vivo, seluruh pakaian milik keluarga, berbagai perabot dan perlengkapan rumah tangga, lima karung jagung, serta lima karung padi. Tidak ada satu pun barang yang berhasil diselamatkan dari amukan api.
Warga sekitar membantu memberikan pertolongan bersama masyarakat lainnya. Meski warga berupaya semaksimal mungkin memadamkan kobaran api, keterbatasan air menyebabkan api terus berkobar hingga menghanguskan seluruh bangunan.
Baca Juga:Tak lama setelah menerima laporan, personel Piket SPKT Regu III segera mendatangi lokasi kejadian di bawah pimpinan AIPTU G.M. Tendy bersama anggota.
Terpisah Dari Rombongan, WNA Cina Meninggal di Pantai Pink Manggarai Barat
Anggota Polairud Polda NTT Gelar Sholat Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Gempa Bumi Flores
Berkas P21, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Serahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke JPU
Ratusan Liter Miras Ilegal Siap Edar Diamankan Polres Alor
Aneka Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Diangkut KP Bima-7014 Bagi Korban Gempa Bumi di Flores-NTT