Warga di Sumba Timur Dapat Emas Karena Taat Bayar Pajak Kendaraan
digtara.com -Membayar pajak kendaraan tepat waktu bukan cuma buat hati dan pikiran tenang, namun juga bisa bawa pulang emas.
Baca Juga:
Penyerahan berlangsung di ruang kerja Bupati Sumba Timur, Senin (24/8/2026).
Momen ini disaksikan Kasat Lantas Polres Sumba Timur, AKP Rahmat Agus Ibrahi, dan penanggung jawab Jasa Raharja Sumba Timur.
Kolaborasi tiga pilar ini menjadi sinyal kuat untuk urusan pajak, keselamatan, dan perlindungan wajib hukumnya
"Program ini bukan sekadar bagi-bagi hadiah. Ini apresiasi pemerintah untuk warga Sumba Timur yang sadar pajak. Karena dari pajak itulah jalan kita diperbaiki, sekolah dibangun, dan pelayanan publik jalan," tegas Bupati Umbu Lili Pekuwali saat menyerahkan emas kepada pemenang.
Baca Juga:Bupati juga mengajak warga jangan menunggu jatuh tempo. "Bayar pajak itu keren. Taat pajak itu hebat. Mari, jadi warga yang taat dan bangga bayar pajak," ajak bupati Sumba Timur.
Kasat Lantas Polres Sumba Timur, AKP Rahmat Agus Ibrahim secara terpisah menambahkan, data pajak yang tertib juga membantu tertib berlalu lintas.
"STNK hidup, pajak lancar, polisi senang. Masyarakat aman, negara diuntungkan. Ini win-win solution," ujar Kasat Lantas.
Penanggung jawab Jasa Raharja Sumba Timur, Rahmadony menegaskan pentingnya sinergi antar instansi terkait.
"Kalau pajak kendaraan dibayar, perlindungan dasar lewat Jasa Raharja juga aktif. Jadi selain dapat doorprize emas, bapak-ibu juga dapat rasa aman di jalan," jelasnya.
Dengan hadiah yang "ngena" dan pelayanan yang makin mudah, Pemda Sumba Timur optimis target itu bisa terlampaui.
Emas/logam mulia menjadi doorprize emas ke wajib pajak penerima melalui Samsat.
Polisi Dan UPT Pendapatan Daerah Dekatkan Pelayanan Melalui Layanan Samsat Keliling
Pajak E-Commerce Mulai Berlaku 1 Agustus 2026, Siapa yang Wajib Bayar dan Bagaimana Mekanismenya?
Taat Bayar Pajak Kendaraan, Warga Sumba Timur Dapat Diskon dari Hotel Padadita
Sopir Truk Pengangkut Batu Bara di Sumba Timur Diminta Tertib Lalu Lintas dan Utamakan Keselamatan Kerja
Triwulan I Tahun 2026, Jumlah Korban Meninggal Kasus Laka Lantas di Sumba Timur Menurun