Jumat, 17 April 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 26 November 2025 Melemah ke Rp16.656 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Arie - Rabu, 26 November 2025 09:02 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 26 November 2025 Melemah ke Rp16.656 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (26/11/2025), dengan kisaran pergerakan di level Rp16.650—Rp16.700 per dolar AS.

Baca Juga:

Mengutip data Bloomberg pukul 15.00 WIB, rupiah justru ditutup menguat tipis 0,25% ke posisi Rp16.656 per dolar AS. Di sisi lain, indeks dolar AS naik 0,02% ke level 100,16.

Pergerakan Mata Uang Asia

Mayoritas mata uang Asia bergerak menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,15%, dolar Hong Kong menguat 0,07%, dolar Singapura naik 0,14%, dan won Korea Selatan menguat 0,39%. Sementara itu, dolar Taiwan tercatat stagnan.

Baca Juga:
Adapun peso Filipina melemah 0,06%, yuan China menguat 0,11%, ringgit Malaysia naik 0,05%, dan baht Thailand menguat 0,21%.

Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pelaku pasar semakin optimistis bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga pada pertemuan Desember 2025. Keyakinan ini muncul setelah sederet data ekonomi AS menunjukkan perlambatan, disertai komentar bernada dovish dari pejabat The Fed.

Gubernur The Fed Christopher Waller mengisyaratkan dukungan terhadap penurunan suku bunga, sejalan dengan pernyataan Presiden The Fed New York John Williams pada pekan lalu. Keduanya menilai kondisi pasar tenaga kerja yang melemah membuka ruang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps).

Berdasarkan CME FedWatch, peluang penurunan suku bunga oleh The Fed kini meningkat menjadi hampir 80%, dibandingkan hanya 30% sebelum pernyataan pejabat bank sentral AS tersebut.

Ibrahim menjelaskan pelaku pasar kini menantikan rilis data ekonomi terbaru AS untuk memperkuat proyeksi kebijakan moneter ke depan. Indeks Harga Produsen (IHP) AS diperkirakan naik 0,3% month-on-month pada September, sementara data Penjualan Ritel diproyeksikan meningkat 0,4%.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik

Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik

Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global

Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru