Minggu, 14 Juni 2026

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 25 November 2025: Diprediksi Melemah ke Rp16.730 per Dolar AS

Arie - Selasa, 25 November 2025 09:10 WIB
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 25 November 2025: Diprediksi Melemah ke Rp16.730 per Dolar AS
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Selasa (25/11/2025), diperkirakan bergerak melemah di kisaran Rp16.690 hingga Rp16.730 per dolar AS. Meski begitu, pada penutupan perdagangan sebelumnya rupiah sempat terapresiasi tipis.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 0,10% atau 17 poin ke level Rp16.699 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS naik 0,02% ke posisi 100,20.

Sejumlah mata uang Asia menunjukkan pelemahan terhadap dolar AS, seperti baht Thailand yang turun 0,26%, yuan China melemah 0,02%, peso Filipina melemah 0,07%, dan won Korea Selatan turun 0,29%. Sementara itu, ringgit Malaysia menguat 0,16%, rupee India naik 0,25%, dolar Singapura menguat 0,24%, serta dolar Hong Kong menguat tipis 0,01%.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen global terkait ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed pada Desember 2025 mendatang.

Baca Juga:
"Data ekonomi AS menunjukkan perekonomian yang solid dengan pasar tenaga kerja tangguh, meski harga masih tinggi. Probabilitas pemangkasan suku bunga 25 bps oleh The Fed pada Desember melonjak menjadi 69% dari 44% pekan sebelumnya," ujar Ibrahim dalam risetnya, Senin (24/11/2025).

Sentimen positif lain datang dari meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Ukraina. Menurut Ibrahim, kedua negara telah mencapai kemajuan dalam pembahasan rencana perdamaian yang mencakup kompromi wilayah dan pembatalan rencana keanggotaan NATO. Jika tercapai, kesepakatan ini berpotensi mencabut sanksi ekspor minyak Rusia, produsen minyak terbesar kedua di dunia.

Dari dalam negeri, rupiah mendapat dukungan dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh IMF yang berada pada kisaran 5%–5,8% pada 2025 dan 5%–6% pada 2026. Proyeksi ini dinilai mempertegas stabilitas dan prospek ekonomi Indonesia.

Ibrahim menilai kerangka kebijakan pemerintah yang fokus pada investasi infrastruktur, industrialisasi hilir, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja menjadi penopang kuat pertumbuhan jangka panjang. Kombinasi kebijakan fiskal dan moneter dinilai menjaga stabilitas makro sekaligus menarik investasi berkualitas.

"Dengan fondasi ekonomi yang menguat dan dukungan lembaga internasional, Indonesia berada pada posisi yang menguntungkan untuk mempertahankan ketahanan ekonomi di masa mendatang," ungkapnya.

Sebelumnya, Ibrahim memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif sepanjang hari, namun berpotensi ditutup melemah di kisaran Rp16.710 hingga Rp16.740 per dolar AS.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Melonjak Setelah Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Menguat, Bergerak di Kisaran Rp17.900–Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik

Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak ke Rp18.350 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Masih Tertekan, Berpotensi Bergerak ke Rp18.350 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Kembali Melemah, Berpotensi Bergerak ke Rp18.120 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksikan Kembali Melemah, Berpotensi Bergerak ke Rp18.120 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru