Rabu, 09 September 2026

Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 November 2025, Cek Penyebab Melemahnya Mata Uang Garuda

Arie - Senin, 24 November 2025 08:34 WIB
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 November 2025, Cek Penyebab Melemahnya Mata Uang Garuda
ist
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Senin (24/11/2025). Rupiah diproyeksikan berada pada kisaran Rp16.710–Rp16.740 per dolar AS.

Baca Juga:

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah sebelumnya ditutup menguat 0,22 persen atau 37 poin ke level Rp16.699 per dolar AS pada Jumat (21/11/2025). Pada waktu yang sama, indeks dolar AS justru melemah 0,11 persen menjadi 100,04.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memaparkan sejumlah sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakan rupiah. Dari sisi global, pasar merespons positif kabar terbaru mengenai perkembangan konflik Ukraina dan Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy disebut telah menerima rencana perdamaian 28 poin yang disusun bersama Amerika Serikat dan Rusia. Ia juga berharap dapat berbicara dengan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga:
Namun stabilitas global dinilai belum sepenuhnya pulih. Ibrahim menjelaskan bahwa sanksi Amerika Serikat terhadap dua perusahaan minyak besar Rusia, Rosneft dan Lukoil, resmi berlaku sejak Jumat malam waktu setempat. Dampak sanksi tersebut mulai terlihat karena sejumlah pembeli utama dari India dan China mengurangi pembelian kargo minyak Rusia.

Dari dalam negeri, rupiah mendapatkan sentimen positif dari data ekonomi terbaru. Bank Indonesia (BI) melaporkan transaksi berjalan Indonesia mencatat surplus US$4,0 miliar atau 1,1 persen dari PDB pada kuartal III-2025, menjadi surplus pertama dalam 10 kuartal terakhir. Capaian ini berbalik dari defisit US$2,7 miliar atau 0,8 persen dari PDB pada kuartal II-2025.

BI juga mencatat defisit neraca pendapatan primer menurun seiring berakhirnya periode pembayaran imbal hasil investasi asing, termasuk dividen dan bunga atau kupon. Meski demikian, neraca perdagangan migas mengalami peningkatan defisit akibat naiknya harga minyak global.

"Di sisi lain, transaksi modal dan finansial tetap terkendali di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi," kata Ibrahim.

Berdasarkan kondisi tersebut, Ibrahim memproyeksikan rupiah akan bergerak fluktuatif tetapi berisiko melemah di rentang Rp16.710–Rp16.740 per dolar AS pada perdagangan awal pekan ini, Senin (24/11/2025).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa 1 September 2026, Diprediksi Menguat Terbatas

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini Selasa 1 September 2026, Diprediksi Menguat Terbatas

Komentar
Berita Terbaru