Jumat, 17 April 2026

Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 November 2025, Cek Penyebab Melemahnya Mata Uang Garuda

Arie - Senin, 24 November 2025 08:34 WIB
Prediksi Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 November 2025, Cek Penyebab Melemahnya Mata Uang Garuda
ist
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Senin (24/11/2025). Rupiah diproyeksikan berada pada kisaran Rp16.710–Rp16.740 per dolar AS.

Baca Juga:

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah sebelumnya ditutup menguat 0,22 persen atau 37 poin ke level Rp16.699 per dolar AS pada Jumat (21/11/2025). Pada waktu yang sama, indeks dolar AS justru melemah 0,11 persen menjadi 100,04.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memaparkan sejumlah sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakan rupiah. Dari sisi global, pasar merespons positif kabar terbaru mengenai perkembangan konflik Ukraina dan Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy disebut telah menerima rencana perdamaian 28 poin yang disusun bersama Amerika Serikat dan Rusia. Ia juga berharap dapat berbicara dengan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga:
Namun stabilitas global dinilai belum sepenuhnya pulih. Ibrahim menjelaskan bahwa sanksi Amerika Serikat terhadap dua perusahaan minyak besar Rusia, Rosneft dan Lukoil, resmi berlaku sejak Jumat malam waktu setempat. Dampak sanksi tersebut mulai terlihat karena sejumlah pembeli utama dari India dan China mengurangi pembelian kargo minyak Rusia.

Dari dalam negeri, rupiah mendapatkan sentimen positif dari data ekonomi terbaru. Bank Indonesia (BI) melaporkan transaksi berjalan Indonesia mencatat surplus US$4,0 miliar atau 1,1 persen dari PDB pada kuartal III-2025, menjadi surplus pertama dalam 10 kuartal terakhir. Capaian ini berbalik dari defisit US$2,7 miliar atau 0,8 persen dari PDB pada kuartal II-2025.

BI juga mencatat defisit neraca pendapatan primer menurun seiring berakhirnya periode pembayaran imbal hasil investasi asing, termasuk dividen dan bunga atau kupon. Meski demikian, neraca perdagangan migas mengalami peningkatan defisit akibat naiknya harga minyak global.

"Di sisi lain, transaksi modal dan finansial tetap terkendali di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi," kata Ibrahim.

Berdasarkan kondisi tersebut, Ibrahim memproyeksikan rupiah akan bergerak fluktuatif tetapi berisiko melemah di rentang Rp16.710–Rp16.740 per dolar AS pada perdagangan awal pekan ini, Senin (24/11/2025).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik

Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik

Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global

Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS Hari Ini 13 April 2026, Dipicu Geopolitik dan The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar

Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.140 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Tekan Pasar

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.040 per Dolar AS Hari Ini, Sentimen Global Masih Bayangi

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 8 April 2026 Diprediksi Melemah, Bergerak di Rp17.050–Rp17.200 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru