Rabu, 09 September 2026

Rupiah Diproyeksikan Kembali Melemah, Berpotensi Bergerak ke Rp18.120 per Dolar AS

Arie - Jumat, 05 Juni 2026 09:40 WIB
Rupiah Diproyeksikan Kembali Melemah, Berpotensi Bergerak ke Rp18.120 per Dolar AS
net
Ilustrasi.

digtara.com -Nilai tukar rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Jumat (5/6/2026) setelah mencatatkan rekor pelemahan baru sehari sebelumnya.

Baca Juga:

Berdasarkan data perdagangan Kamis (4/6/2026), rupiah ditutup melemah 82 poin atau 0,46% ke level Rp18.049 per dolar AS, yang menjadi posisi terlemah sepanjang sejarah. Di sisi lain, indeks dolar AS tercatat turun tipis 0,10% ke level 99,42.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan tekanan terhadap rupiah masih berlanjut.

"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp18.050 sampai Rp18.120 per dolar AS," ujarnya.

Ketegangan Timur Tengah Masih Membayangi Pasar

Menurut Ibrahim, sentimen utama yang memengaruhi pasar saat ini masih berasal dari meningkatnya ketidakpastian geopolitik global, terutama di kawasan Timur Tengah.

Meskipun Amerika Serikat mengumumkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, pasar tetap berhati-hati karena implementasi kesepakatan tersebut bergantung pada penghentian aktivitas militer oleh Hizbullah.

Baca Juga:
Selain itu, operasi militer Israel di Lebanon selatan yang masih berlangsung turut meningkatkan kekhawatiran investor terhadap stabilitas kawasan dan pasokan energi global.

Data Tenaga Kerja AS Jadi Fokus Investor

Selain faktor geopolitik, pelaku pasar juga menantikan data ekonomi penting dari Amerika Serikat, khususnya laporan ketenagakerjaan non-pertanian (Non-Farm Payrolls/NFP).

Sebelumnya, data dari perusahaan penggajian swasta ADP menunjukkan sektor swasta AS menambah sekitar 122.000 lapangan kerja pada Mei 2026, lebih baik dari perkiraan pasar. Kondisi ini dapat memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi lebih lama, yang biasanya mendukung penguatan dolar AS dan menekan mata uang negara berkembang.

Sentimen Domestik Masih Menantang

Dari dalam negeri, sejumlah faktor juga menjadi perhatian investor, antara lain:

  • Kenaikan harga minyak dunia yang berpotensi memperlebar tekanan fiskal pemerintah.
  • Kekhawatiran terhadap potensi defisit anggaran yang mendekati batas 3%.
  • Ketidakpastian terkait status pasar modal Indonesia dalam evaluasi indeks MSCI.
  • Risiko arus keluar modal asing dari pasar saham dan obligasi.
Kondisi tersebut membuat pelaku pasar cenderung mengambil posisi defensif terhadap aset berdenominasi rupiah.

Faktor yang Bisa Menopang Rupiah

Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, sebelumnya menyebut terdapat sejumlah faktor yang dapat membantu penguatan rupiah, di antaranya:

  • Intervensi aktif Bank Indonesia.
  • Kebijakan moneter yang lebih ketat.
  • Terjaganya independensi Bank Indonesia.
  • Disiplin pengelolaan APBN.
  • Masuknya kembali dana asing ke pasar saham dan obligasi Indonesia.
Namun jika tekanan global berlanjut, termasuk konflik geopolitik dan keluarnya modal asing dari pasar domestik, rupiah berisiko tetap berada dalam tren pelemahan dalam jangka pendek.

Secara umum, pasar hari ini akan mencermati perkembangan konflik Timur Tengah, arah kebijakan moneter AS, serta respons otoritas Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah tingginya volatilitas global.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS, Pasar Soroti Inflasi dan Suku Bunga The Fed

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.680 per Dolar AS, Ini Sentimennya

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Jumat 4 September 2026: Diprediksi Menguat ke Rp17.630

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Pasar Kripto Hari Ini Mulai Bergairah, Bitcoin dan Altcoin Kompak Menguat

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 3 September 2026: Diprediksi Melemah ke Rp17.800 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 2 September 2026, Diprediksi Melemah

Komentar
Berita Terbaru