Rupiah Diproyeksikan Bergerak Fluktuatif, Berpotensi Melemah ke Rp18.100 per Dolar AS
digtara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu, 10 Juni 2026, diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah di kisaran Rp18.050 hingga Rp18.100 per dolar AS.
Baca Juga:
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.980
- Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS
- Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 22 Juli 2026: Diproyeksi Bergerak Fluktuatif
Penguatan rupiah terjadi seiring pergerakan positif sejumlah mata uang Asia. Yuan China menguat 0,19 persen, dolar Hong Kong naik 0,01 persen, won Korea Selatan menguat 0,38 persen, dan dolar Singapura naik 0,16 persen. Sementara itu, yen Jepang, baht Thailand, dan dolar Taiwan mencatat pergerakan yang relatif terbatas.
Sentimen Global Membaik
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai sentimen pasar global membaik setelah Iran dan Israel menyatakan penghentian serangan satu sama lain.Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyerukan agar kedua negara segera menghentikan aksi militer. Meski demikian, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah masih menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi harga energi global.
Investor juga masih mencermati risiko inflasi yang dipicu kenaikan harga energi. Kondisi tersebut dapat membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve menjadi lebih terbatas, bahkan membuka peluang pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.
Baca Juga:Situasi itu mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir.
BI Naikkan Suku Bunga Acuan
Dari dalam negeri, Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen.Langkah tersebut diambil sebagai upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik serta untuk menjaga inflasi tetap berada dalam target pemerintah sebesar 2,5 persen ±1 persen pada 2026 dan 2027.
Bank Indonesia juga berupaya meningkatkan daya tarik aset keuangan domestik melalui berbagai kebijakan, termasuk menjaga imbal hasil instrumen keuangan agar tetap kompetitif dan mendorong masuknya aliran modal asing ke Indonesia.
Proyeksi Pergerakan Rupiah
Meski sempat menguat pada perdagangan sebelumnya, pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi perkembangan geopolitik global, arah kebijakan moneter Amerika Serikat, serta respons pasar terhadap langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 24 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Dolar AS Berpotensi Sentuh Rp17.980
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 23 Juli 2026 Diproyeksi Melemah, Bergerak di Kisaran Rp17.920–Rp17.970 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Rabu 22 Juli 2026: Diproyeksi Bergerak Fluktuatif
Prediksi Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 21 Juli 2026 Diproyeksi Melemah ke Rp18.000
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 20 Juli 2026 Diprediksi Bergerak di Kisaran Rp17.850–Rp17.950 per Dolar AS