Politik Identitas Mulai Mencuat, Aswan: Masyarakat Medan Sudah Pengalaman

  • Whatsapp
Politik Identitas Mulai Mencuat, Aswan: Masyarakat Medan Sudah Pengalaman
Ustadz Abdul Somad saat bertemu dengan paslon Walikota dan Wakil Walikota Medan nomor urut 1, Akhyar-Salman.

digtara.com – Jelang Pilkada Medan 2020, isu politik identitas kembali mencuat. Hal itu diduga disebabkan dukungan Ustadz Abdul Somad (UAS) terhadap pasangan calon (paslon) Wali kota dan Wakil Wali kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi. Politik Identitas

Menanggapi dukungan itu, Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik DPD PDIP Provinsi Sumut, Aswan Jaya buka suara. Ia menyebutkan masyarakat Medan sudah punya pengalaman dengan politik identitas.

Ia menjelaskan, akibat dari politik identitas, masyarakat justru tidak mendapatkan apa-apa.

Muat Lebih

“Jadi masyarakat Kota Medan sudah punya pengalaman banyak dengan politik identitas, karena UAS ini mewakili politik identitas, seperti Pilgub dan pilpres, masyarakat gak dapat apa-apa hasil dari pilihan mereka itu,” ujar Aswan kepada wartawan, Selasa (1/12/2020).

Dia menegaskan, masyarakat Kota Medan akan memilih calon pemimpin yang mereka butuhkan bukan karena faktor dukungan seseorang.

“Jadi saya meyakini dukungan UAS tidak punya pengaruh apapun. Akhyar juga dulu bagian dari lawan mereka kan. Dia tidak suka habib, jadi rakyat sudah tahu siapa yang munafik atau tidak,” sindirnya.

Baca: Dukung Akhyar-Salman, Pesan UAS: Ketuk Pintu Rakyat

Aswan juga mengomentari pernyataan Akhyar Nasution yang mengatakan telah mentalak tiga PDI Perjuangan. Ditegaskannya, pihaknya lah yang lebih dahulu memecat Akhyar Nasution dari keanggotaan partai.

Ia menyebut, Akhyar Nasution keluar dari PDIP karena terlalu bernafsu ingin menjadi Wali Kota Medan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *