Kantor UPTD BKKBN di Manggarai Barat Terbakar
Baca Juga:
Namun, dugaan sementara mengarah pada kegagalan sistem kelistrikan pada bangunan.
"Untuk memastikan penyebab utama musibah ini, saya telah menginstruksikan Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Manggarai Barat untuk segera turun ke lokasi guna melakukan olah TKP secara ilmiah (scientific crime investigation). Berdasarkan laporan awal dan keterangan saksi, titik api pertama kali muncul dari atap bagian kiri, sehingga ada dugaan kuat dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Namun, kepastiannya wajib menunggu hasil pemeriksaan forensik lapangan dari tim Inafis," tegas Kapolres.
Selain menyelidiki penyebab kebakaran, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya juga fokus mengamankan area sekitar guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Saat ini lokasi telah kami pasang garis polisi (police line) untuk menjaga status quo demi kelancaran proses penyelidikan. Langkah ini juga penting untuk mencegah adanya penjarahan atau kerusakan sekunder terhadap sisa-sisa material bangunan maupun dokumen kedinasan yang kemungkinan masih bisa diselamatkan," tambah Kapolres.
Baca Juga:Hingga saat ini, estimasi total kerugian material masih dalam proses inventarisasi intensif oleh pihak kepolisian bekerja sama dengan pengelola aset daerah Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.
Sejumlah barang inventaris yang terkonfirmasi hangus terbakar di antaranya satu unit tempat tidur (spring bed), satu unit meja pajang, dan satu unit rak buku, di samping kerusakan berat pada fisik atap dan langit-langit kantor.
AKBP Christian menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi alarm keras bagi pengelola fasilitas publik di seluruh wilayah Manggarai Barat untuk memperketat sistem proteksi kebakaran mandiri.
"Musibah ini menjadi bahan evaluasi yang sangat penting bagi kita semua. Setiap kantor pelayanan publik, sekecil apa pun, wajib dilengkapi dengan sarana proteksi kebakaran aktif seperti APAR yang berfungsi baik. Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait penguatan mitigasi bencana kebakaran di tingkat kecamatan, termasuk ketersediaan pos damkar pembantu atau hidran air," tuturnya.
Lebih lanjut, jajaran Polsek Komodo dan Polsubsektor Boleng dijadwalkan segera memanggil sejumlah saksi kunci, termasuk pegawai UPTD BKKBN Boleng, guna dimintai keterangan resmi dalam pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Baru Bebas dari Penjara, Remaja di Manggarai Barat Kembali Bobol Rumah Warga Untuk Judi Online
Kapolres Manggarai Barat Datangkan Terapis Bantu Pasien Stroke di Tenda Pengungsian
Remaja Pria di Manggarai Barat Curi Bobol Rumah Warga Korban Gempa Flores
Sakit Kumat Saat Terpasung, ODGJ di Kabupaten TTS Bakar Rumah dan Tewas Terjebak Api Hingga Hangus
Rumah Terbakar, Warga TTS Hangus Terbakar Dengan Posisi Kaki Terpasung