Dua Wisatawan Asal China Meninggal Saat Snorkeling Di Perairan Kelor-Manggarai Barat
digtara.com -Dua warga negara asing (WNA) asal China tenggelam saat melakukan snorkeling di perairan Pulau Kelor, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga:
Kedua korban meninggal dunia masing-masing GX (29), seorang perempuan dan suaminya, SG (30).
"Kedua korban merupakan warga negara China yang sedang berlibur di Labuan Bajo," ujar Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang dalam keterangannya pada Rabu malam.
Kedua korban berwisata dengan kapal Rinca Story 19 GT yang merupakan milik Agus Prawijaya (30), warga Kampung Baru, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Diatas kapal yang dinahkodai Lajamaru (53), ada lima orang WNA, empat orang WNI beserta empat orang crew kapal.
Baca Juga:Selain dua WNA asal China ada pula dua penumpang asal Francis masing-masing Johan Hanri Georges dan Lea Valerie Emilie serta satu orang asal Belgia, Margot Isabel
Empat WNI yakni Marianus Moses (17), Aril Saputra (18) yang merupakan pelajar praktek asal Kabupaten Manggarai Barat
Nicolaus Nico Wieknyoputra (41) asal Mantraman - Jakarta Timur dan Risna Novianti (22) asal Sukabumi-Jawa Barat.
Ada empat crew yakni Lajamaru selaku nahkoda, Kurnaedi selaku KKM dan dua ABK masing-masing Miftahul Huda (21) dan Alping (20).
Kapal open dek Rinca Story GT 19 berangkat dari pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo menuju Pulau Kelor pada Rabu pagi.
Wisatawan kemudian melakukan tracking dan snorkling.
Setelah trekking ke puncak bukit selesai, kedua korban memutuskan untuk melakukan snorkeling di perairan sekitar Pulau Kelor.
Pihak crew kapal membekali mereka dengan masker selam (goggles) dan kaki katak (fins).
Baca Juga:
Tim URC Resmob Komodo Polres Manggarai Barat Bekuk Tiga Pelaku Persetubuhan Anak
14 WNA Uzbekistan Over Stay, Kantor Imigrasi Dalami Dugaan TPPM
Berkas Lengkap, Tersangka Kekerasan Seksual Pada Anak di Manggarai Barat Dilimpahkan ke Kejaksaan
Belasan WNA Uzbekistan Terdampar di Kampung Air Panas-Pantar Kabupaten Alor
Anggota Polsek Rote Barat Diadukan Ke Propam Mabes Atas Dugaan Intimidasi dan Usir Pemilik Seed Resort Rote Ndao