Rabu, 26 Agustus 2026

Aksi Massa di Depan Polda NTT Anarkis, Pintu Gerbang Roboh Dijebol Massa

Imanuel Lodja - Rabu, 10 Desember 2025 18:17 WIB
Aksi Massa di Depan Polda NTT Anarkis, Pintu Gerbang Roboh Dijebol Massa
ist
Wakapolda NTT memantau proses perbaikan pintu gerbang pasca dirusak dan dijebol massa pendemo, Rabu (10/12/2025)
Direktur Intelkam Polda NTT dan Kabid Propam Polda NTT juga turun tangan dan menawarkan kalau Wakapolda NTT bersedia menerima perwakilan massa.

Baca Juga:

Setelah proses negosiasi, massa pun menerima tawaran untuk menyampaikan aspirasi diwakili perwakilan.

Perwakilan terdiri dari koordinator BEM Nusantara, GMKI, orang tua korban, orang tua tersangka dan beberapa perwakilan massa. Sementara peserta aksi yang lain menunggu di luar pagar depan Mapolda NTT.

Wakapolda NTT, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo didampingi Direktur Reskrimum, Kombes Pol Patar Silalahi, Direktur Intelkam, Kombes Pol Surisman, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari dan Kabid Propam Polda NTT, AKBP Muhammad Andra Wardhana menerima perwakilan massa di lobi lantai 1 Polda NTT.

Baca Juga:
Dalam dialog ini, Wakapolda NTT menyampaikan bahwa penerimaan oleh Kapolda dan Wakapolda tidak berbeda.

"Intinya ada penyampaian aspirasi dan kita cari solusinya. Tidak harus kalian menuntut untuk ketemu Kapolda NTT," ujar Wakapolda NTT.

Jenderal bintang satu ini pun menyampaikan kekecewaannya dengan aksi anarkis massa yang merusak pagar depan Mapolda NTT. "Saya kecewa. Seharusnya kalian menyampaikan aspirasi dengan santun dan bukan dengan merusak fasilitas negara yang ada Polda NTT. Kami akan terima kalau kalian datang menyampaikan keluhan kalian secara baik," ujar Wakapolda NTT.

Hal yang sama disampaikan Kabid Propam Polda NTT. Ia menegaskan kalau keberadaan sarana di Mapolda NTT adalah merupakan fasilitas negara yang harus dijaga dan dirawat oleh semua pihak.

Kabid Propam pun menjelaskan kalau penempatan anggota terutama anggota Propam di depan dan sekitar Polda NTT saat aksi merupakan bentuk pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

"Keberadaan anggota bukan menghalangi niat kalian tetap menjaga agar suasana tetap aman dan kalian lancar menyampaikan aspirasi," tandasnya.

Baca Juga:
Ia juga menyayangkan aksi anarkis massa berujung pada pengrusakan pintu gerbang Polda NTT. "Ini bukan budaya kita, sampaikan aspirasi secara baik dan kami pasti merespon secara baik. Jangan dengan kekerasan," ujarnya.

Kabid minta agar penyampaian aspirasi harus santun dan sopan serta perlu dengan dialog bukan aksi anarkis. "Cari solusi bukan dengan menimbulkan permasalahan baru," tegas Kabid Propam.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Anggota Polairud Polda NTT Gelar Sholat Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Gempa Bumi Flores

Anggota Polairud Polda NTT Gelar Sholat Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Gempa Bumi Flores

Berkas P21, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Serahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke JPU

Berkas P21, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Serahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke JPU

Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka, Keluarga Dokter Icha Minta Polisi Tahan Tersangka

Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka, Keluarga Dokter Icha Minta Polisi Tahan Tersangka

Kapolda NTT Sambangi Bayi Yang Lahir Saat Bencana di RSUD Aeramo-Nagekeo

Kapolda NTT Sambangi Bayi Yang Lahir Saat Bencana di RSUD Aeramo-Nagekeo

Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Jadi Tersangka Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha

Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Jadi Tersangka Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha

Tujuh Terdakwa Kematian Sebastian Bokol Divonis 15 Tahun, Hakim dan JPU Diserang Hingga Dievakuasi ke Polda NTT

Tujuh Terdakwa Kematian Sebastian Bokol Divonis 15 Tahun, Hakim dan JPU Diserang Hingga Dievakuasi ke Polda NTT

Komentar
Berita Terbaru