Aksi Massa di Depan Polda NTT Anarkis, Pintu Gerbang Roboh Dijebol Massa
Baca Juga:
Perwakilan terdiri dari koordinator BEM Nusantara, GMKI, orang tua korban, orang tua tersangka dan beberapa perwakilan massa. Sementara peserta aksi yang lain menunggu di luar pagar depan Mapolda NTT.
Wakapolda NTT, Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo didampingi Direktur Reskrimum, Kombes Pol Patar Silalahi, Direktur Intelkam, Kombes Pol Surisman, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari dan Kabid Propam Polda NTT, AKBP Muhammad Andra Wardhana menerima perwakilan massa di lobi lantai 1 Polda NTT.
Baca Juga:Dalam dialog ini, Wakapolda NTT menyampaikan bahwa penerimaan oleh Kapolda dan Wakapolda tidak berbeda.
"Intinya ada penyampaian aspirasi dan kita cari solusinya. Tidak harus kalian menuntut untuk ketemu Kapolda NTT," ujar Wakapolda NTT.
Jenderal bintang satu ini pun menyampaikan kekecewaannya dengan aksi anarkis massa yang merusak pagar depan Mapolda NTT. "Saya kecewa. Seharusnya kalian menyampaikan aspirasi dengan santun dan bukan dengan merusak fasilitas negara yang ada Polda NTT. Kami akan terima kalau kalian datang menyampaikan keluhan kalian secara baik," ujar Wakapolda NTT.
Kabid Propam pun menjelaskan kalau penempatan anggota terutama anggota Propam di depan dan sekitar Polda NTT saat aksi merupakan bentuk pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
"Keberadaan anggota bukan menghalangi niat kalian tetap menjaga agar suasana tetap aman dan kalian lancar menyampaikan aspirasi," tandasnya.
Baca Juga:Ia juga menyayangkan aksi anarkis massa berujung pada pengrusakan pintu gerbang Polda NTT. "Ini bukan budaya kita, sampaikan aspirasi secara baik dan kami pasti merespon secara baik. Jangan dengan kekerasan," ujarnya.
Kabid minta agar penyampaian aspirasi harus santun dan sopan serta perlu dengan dialog bukan aksi anarkis. "Cari solusi bukan dengan menimbulkan permasalahan baru," tegas Kabid Propam.
Anggota Polairud Polda NTT Gelar Sholat Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Gempa Bumi Flores
Berkas P21, Ditres PPA dan PPO Polda NTT Serahkan Tersangka Kasus Pencabulan Anak ke JPU
Apresiasi Penetapan Tiga Tersangka, Keluarga Dokter Icha Minta Polisi Tahan Tersangka
Kapolda NTT Sambangi Bayi Yang Lahir Saat Bencana di RSUD Aeramo-Nagekeo
Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Jadi Tersangka Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha