Tujuh Tersangka Pembunuhan Mahasiswa di Kupang Diburu Dari Kalimantan, Jakarta, Bali Hingga Kupang
digtara.com -Tiga tahun tiga bulan lebih bukan waktu yang singkat untuk mengungkap kasus pembunuhan Sebastianus Bokol alias Tian.
Baca Juga:
Di bulan Mei 2024 lalu, Kapolda NTT saat itu, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga sudah membentuk tim untuk mengungkap kasus ini.
Penanganan kasus pun diambil alih dari Polresta Kupang Kota ke Polda NTT.
Baca Juga:Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko membentuk tim gabungan penyidik Polda NTT dari unsur Direktorat Intelkam dan Direktorat Reskrimum Polda NTT.
Kapolda NTT juga melibatkan beberapa penyidik dari Polres jajaran yang di-BKO-kan guna menuntaskan kasus ini.
Langkah cepat Kapolda NTT ini pun direspon secara cepat oleh Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol Patar Silalahi.
Hasilnya, tiga saksi dinaikkan statusnya menjadi tersangka masing-masing kakak beradik FMNd alias Ferdi (22) dan MANd alias Mogel (21).
Keduanya masih berstatus mahasiswa dan merupakan warga RT 002/RW 001, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.
Anggota tim lain kemudian memburu empat tersangka lain yang sudah tinggal di luar NTT.
Baca Juga:
Tim berhasil mengamankan JK alias Jeky (28), yang merupakan warga RT 008/RW 004, Desa Lekik, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.
Selanjutnya tim memburu dua tersangka di Pulau Bali karena sudah pindah ke Bali pasca kejadian ini.
Tersangka AKAP alias Dedo (22), mahasiswa yang juga warga RT 045 Kelurahan Liliba ditangkap di Kabupaten Gianyar-Bali.
Warga RT 032/RW 011, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ini tak berkutik ketika ditangkap di Kabupaten Klungkung-Bali.
Perburuan dilanjutkan ke Jakarta karena satu tersangka WIT alias Wily (23) diketahui berada di Jakarta Barat.
Baca Juga:Wily memgetahui kalau ia dicari polisi sehingga sempat kabur dari wilayah Jakarta Barat.
Sempat Konsumsi Miras, Warga Sumba Timur Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kos
Anggota Terluka Saat Amankan Unjuk Rasa, Kapolresta Kupang Kota Jenguk Anggota ke Rumah Sakit
Siswa SDN Nefosaka Kupang Belajar Mengenal Satwa Dan Tanaman di KHDTK Oelsonbai
Aksi Unjuk Rasa Gabungan Cipayung Plus di Kota Kupang Ricuh, Dua Anggota Polisi Dan Warga Terkena Lemparan Batu
Perkuat Data Forensik, Polisi Ambil Sampel DNA Tahanan
Tanpa Dihadiri Anggota, Kapolres Kupang Pimpin Upacara PTDH Anggota Polri
5 Aplikasi Trading Modal Kecil Terbaik 2026, Cocok untuk Pemula Mulai Rp10 Ribuan
Remaja Perempuan Tersangka Kasus Pencurian di Lembata Kabur ke Flores Timur Saat Hendak Dilimpahkan ke JPU
Masuk Halaman Villa dengan Aktivitas Mencurigakan, Tiga Pria di Rote Ndao Kabur dan Tinggalkan Sejumlah Barang
IHSG Hari Ini Diproyeksi Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham AADI hingga BULL
Lima Warga Terluka dan Belasan Bangunan Rusak Berat dalam Konflik Antar Warga di Adonara Timur-NTT
Pengangkutan Ribuan Burung ke Surabaya Digagalkan Tim Gabungan di Manggarai Barat
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.430 per Dolar AS, Konflik AS-Iran dan Suku Bunga The Fed Jadi Tekanan