Masalah Sepele, Petani di Sumba Timur Dianiaya Kerabatnya Hingga Tewas
digtara.com -Kasus penganiayaan berat mengakibatkan korban meninggal dunia terjadi lagi di Kabupaten Sumba Timur, NTT.
Baca Juga:
Korban yang juga seorang petani dan warga kampung Umadjawa, Desa Meurumba, kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur tewas di tempat kejadian di pinggir jalan di Kampung Pabutawala, Desa Meurumba, Kecamatan Kahaungu Eti.
Informasi yang diperoleh menyebutkan kalau pada Selasa petang sekira pukul 18.00 Wita, pelaku mengendarai sepeda motor melintas di depan rumah korban.
Secara kebetulan korban juga hendak keluar dari rumahnya dengan menggunakan sepeda motor.
Korban mencaci maki pelaku dan mengeluarkan kata kasar yang menyinggung pelaku.
Baca Juga:Pelaku sempat berhenti dan bertanya kepada korban namun korban justru menantang pelaku.
Pelaku pulang ke rumah dengan sepeda motornya dan korban mengejar pelaku juga dengan sepeda motor.
Begitu tiba di rumah, pelaku langsung mengambil kayu bulat/alu (alat penumbuk padi) dan kemudian berjalan menuju ke jalan umum yang juga lokasi kejadian untuk menunggu korban.
Bersamaan dengan itu korban pun tiba dan langsung memarkir sepeda motornya.
Namun karena kondisi jalan miring, korban terjatuh dengan sepeda motornya.
Korban terjatuh dan pelaku memukuli lagi kepala korban menggunakan alu beberapa kali.
Darah dari kepala korban terciprat ke jaket yang dipakai pelaku.
Pelaku pun melihat korban sudah meninggal. Ia kemudian menuju Polsek Kahunga Eti untuk menyerahkan diri sekaligus meminta perlindungan diri.
Dalam pengakuannya ke polisi, pelaku mengaku menganiaya korban karena emosi dengan korban yang memakinya tanpa alasan yang jelas.
Baca Juga:
Polisi Dan UPT Pendapatan Daerah Dekatkan Pelayanan Melalui Layanan Samsat Keliling
Kolaborasi Satlantas dan Dishub Sumba Timur Inisiasi Peremajaan Traffic Sign di Sejumlah Lokasi
Polres Sumba Timur Punya Ruangan Baru Sat Resnarkoba
Safety Ridding dan Klaim Asuransi Jadi Topik Bahasan Jasa Raharja-Satlantas Dan Bhayangkari Polres Sumba Timur Saat “Ngobrol Santai”
Ratusan Siswa di Sumba Timur Diingatkan Soal Bahaya Narkoba