Kamis, 13 Agustus 2026

Sayangkan Tindakan Kekerasan Pada Burung Hantu, BBKSDA NTT Koordinasi Dengan Polres Manggarai Barat

Imanuel Lodja - Kamis, 13 Agustus 2026 06:25 WIB
Sayangkan Tindakan Kekerasan Pada Burung Hantu, BBKSDA NTT Koordinasi Dengan Polres Manggarai Barat
ist
Sayangkan Tindakan Kekerasan Pada Burung Hantu, BBKSDA NTT Koordinasi Dengan Polres Manggarai Barat
Terlepas dari status perlindungannya, tindakan menyakiti dan melakukan kekerasan secara tidak patut terhadap satwa merupakan perbuatan yang tidak mencerminkan sikap menghargai kehidupan makhluk hidup serta tidak sejalan dengan upaya membangun hubungan yang harmonis antara manusia dan alam.

Disebutkan bahwa satwa liar merupakan bagian penting dari ekosistem.

Baca Juga:

Keberadaan setiap jenis satwa memiliki fungsi ekologis yang saling berkaitan dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

BBKSDA NTT mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan kekerasan, menangkap, menyakiti, membunuh, atau melukai satwa liar termasuk untuk dijadikan konten di media sosial, berdasarkan foto satwa burung yang beredar di media sosial terkait kejadian ini.

BBKSDA NTT mengajak masyarakat menjaga satwa dan ekosistem dan berharap masyarakat, khususnya di Provinsi NTT semakin memahami fungsi dan peran satwa liar dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Keberadaan satwa liar bukan hanya bagian dari kekayaan keanekaragaman hayati, tetapi juga merupakan bagian dari sistem ekologis yang harus dijaga bersama.

BBKSDA NTT mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan, penyiksaan, penangkapan, maupun pembunuhan terhadap

Baca Juga:

satwa liar.

"Tidak menangkap atau memelihara satwa liar tanpa dasar dan ketentuan yang berlaku," tambahnya.

Tidak menjadikan kekerasan terhadap satwa sebagai tontonan atau konten media sosial.

Ia juga mengajak agar menggunakan media sosial untuk kegiatan edukasi, publikasi, dan promosi konservasi yang positif;

Masyarakat diminta melaporkan keberadaan atau permasalahan satwa liar kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara tepat dan bersama-sama menjaga keanekaragaman hayati NTT sebagai bagian penting dari kekayaan alam Indonesia.

BBKSDA NTT menyampaikan bahwa upaya konservasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah dan aparat penegak hukum semata.

Perlindungan satwa dan ekosistem membutuhkan kepedulian serta partisipasi seluruh masyarakat.

"Mari bersama membangun kesadaran bahwa setiap satwa memiliki peran dalam alam dan keberadaannya perlu dihormati serta dilindungi," ujar Adhi Nurul Hadi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru