Akhiri Konflik, Warga Adonara-Flores Timur Teken Komitmen Bersama Atas Konflik Komunal
Baca Juga:
"Keamanan dan kedamaian harus dibangun melalui pendekatan yang humanis, dialogis, dan penuh kasih. Sejalan dengan semangat Polda NTT Penuh Kasih, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan rekonsiliasi sebagai jalan utama dalam menyelesaikan setiap persoalan, bukan kekerasan ataupun aksi balas dendam," tegas AKBP Adhitya mengutip pesan Kapolda NTT.
Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir. Ditengah berbagai dinamika sosial yang pernah terjadi di Adonara, pesan tentang kasih, dialog, dan rekonsiliasi dinilai menjadi pondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih baik.
Sarasehan yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan harapan besar agar Adonara tidak lagi dikenal karena konflik yang berulang, melainkan menjadi simbol kematangan budaya, kuatnya persaudaraan, dan kemampuan masyarakatnya menyelesaikan persoalan melalui dialog dan musyawarah.
Baca Juga:
Ratusan Senjata Api Rakitan Dimusnahkan Polres Flores Timur
IRT di Flores Timur Ditikam Usai Mandikan Anak
Cungkil Pintu, Pria di Flores Timur Curi Puluhan Handphone Penghuni Asrama Putra
Ratusan Senjata Diamankan Pasca Konflik Warga Adonara, Polisi Masih Tetap Siaga
Remaja Perempuan di Flores Timur Diamankan Polisi Karena Curi Sepeda Motor