Minggu, 11 Oktober 2026

Kapal Phinisi di Manggarai Barat Diduga Salahgunakan BBM Solar Bersubsidi

Imanuel Lodja - Senin, 25 Mei 2026 18:02 WIB
Kapal Phinisi di Manggarai Barat Diduga Salahgunakan BBM Solar Bersubsidi
ist
Polisi memasang garis polisi pada kapal phinisi terkait penyalahgunaan BBM solar bersubsidi

digtara.com -Sebuah kapal phinisi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai, NTT diduga menyalahgunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi.

Baca Juga:

Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur pun langsung mendalami dugaan tindak pidana tersebut.

Kapal phinisi KM Pasole GT 39 diamankan personel Marnit Labuan Bajo saat patroli rutin pada Kamis (21/5/2026) lalu sekitar pukul 14.23 Wita.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah jerigen berisi BBM yang diduga berasal dari solar subsidi.

Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti temuan tersebut guna mencegah praktik penyalahgunaan BBM yang dapat merugikan masyarakat dan negara.

"Penanganan kasus ini merupakan bentuk komitmen Ditpolairud Polda NTT dalam menindak dugaan penyalahgunaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Saat ini proses penyidikan masih terus berjalan," ujar Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution pada Senin (25/5/2026).

Baca Juga:
Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan nahkoda kapal, S (31), warga Kecamatan Macang Pacar, Manggarai Barat.

Selain itu, sejumlah barang bukti juga diamankan, diantaranya satu unit kapal phinisi KM Pasole GT 39, dokumen kapal, serta sembilan jerigen BBM dengan kapasitas sekitar 30 liter per jerigen.

Dari total barang bukti, tiga jerigen diketahui berisi kurang lebih 100 liter solar subsidi, sementara enam jerigen lainnya berisi BBM jenis Pertamina Dex sekitar 200 liter.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal-usul seluruh BBM tersebut, termasuk kemungkinan adanya campuran BBM industri dan subsidi.

"Tim masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait sumber BBM yang digunakan kapal tersebut. Kami akan mendalami apakah seluruhnya berasal dari subsidi atau terdapat BBM industri," jelas Direktur Polairud Polda NTT.

Berdasarkan hasil interogasi awal, nahkoda kapal mengaku memperoleh BBM jenis solar dari pengecer di kawasan Kampung Air, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, dengan harga sekitar Rp 250 ribu per jerigen.

Kasus ini kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan setelah dilakukan gelar perkara bersama Subdit Gakkum Ditpolairud Polda NTT.

Polisi juga telah menerbitkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/11/V/2026/DITPOLAIRUD/Polda NTT, tanggal 22 Mei 2026.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sertijab Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra Gantikan Kompol Martinus Pake

Sertijab Wakapolres Manggarai Barat, AKP Sandy Pratama Putra Gantikan Kompol Martinus Pake

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS

181 Calon Kepala Desa di Manggarai Barat Pada 64 Desa Siap Bertarung, Polisi Sebar Anggota Pada 138 TPS

Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat

Kapal Wisata Karam di Labuan Bajo Usai Tabrak Karang Dangkal, Belasan Penumpang Dievakuasi Selamat

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Kapal Mati Mesin, 10 Penumpang Dievakuasi Selamat dari Pulau Sari'i Labuan Bajo

Pantau Sejumlah SPBU, Kapolres Belu Pastikan Distribusi dan Stok BBM di Belu Aman

Pantau Sejumlah SPBU, Kapolres Belu Pastikan Distribusi dan Stok BBM di Belu Aman

Komentar
Berita Terbaru