Beli BBM Pakai Bardcode Kendaraan Untuk Dijual ke Flores Timur, Dua Warga Sikka Diamankan Polisi
digtara.com -Aparat keamanan dariSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sikka mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) penugasan jenis Pertalite, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga:
Dari tangan keduanya, petugas mengamankan total 910,5 liter Pertalite, dengan rincian 484,5 liter dari AF dan 426 liter dari YT.
Kapolres Sikka, AKBP Bambang Supeno menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menertibkan distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
Baca Juga:"Kami telah mengamankan dua orang beserta barang bukti BBM jenis Pertalite dengan jumlah cukup besar. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim," ujar Kapolres pada Rabu (29/4/2026) petang.
Berdasarkan hasil klarifikasi awal, keduanya diduga melakukan pembelian BBM secara berulang menggunakan barcode kendaraan.
BBM tersebut kemudian ditampung dalam botol dan jerigen untuk selanjutnya didistribusikan kembali ke wilayah Kabupaten Flores Timur dengan tujuan memperoleh keuntungan.
"Langkah yang kami lakukan saat ini meliputi pengamanan barang bukti, klarifikasi para pihak, serta pendalaman dugaan tindak pidana. Selanjutnya akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan proses hukum berikutnya," jelasnya.
Hingga saat ini proses masih berada pada tahap penyelidikan, dan akan ditingkatkan ke tahap penyidikan apabila ditemukan unsur pidana yang cukup.
Baca Juga:Polres Sikka mengimbau masyarakat untuk tidak menyalahgunakan BBM bersubsidi, serta mendukung upaya kepolisian dalam menjaga distribusi energi agar tetap adil dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.
Bawa BBM Ilegal, Dua Warga Manggarai Timur Diamankan Polisi
Harga BBM Pertamina 1 April 2026 di Seluruh Indonesia, Pertalite hingga Pertamax Berapa Per Liter?
Mantan Kapolres Sikka Jadi Pelaksana Harian Direktur Resnarkoba Polda NTT
Kasat Reskrim Polresta Kupang Kota dan Kapolsek Kota Lama Dimutasi
Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan