Diduga Masalah Ekonomi, Petani di Manggarai Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
digtara.com -Seorang warga di Kampung Lalang, Desa Beo Rahong, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri pada Sabtu (21/02/2026) sore.
Baca Juga:
Korban diketahui bernama Darius Genggo (60), seorang petani yang berdomisili di Kampung Lalang RT 006/RW 002, Desa Beo Rahong, Kecamatan Ruteng.
Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita oleh Elsiana Jiana (30) yang merupakan anak kandung korban.
Baca Juga:Saat itu Elisana mendatangi rumah milik Adrianus Harun yang dalam keadaan kosong karena pemilik rumah sedang merantau ke Kalimantan.
Di dalam rumah tersebut, Elsiana mendapati korban sudah dalam posisi tergantung pada balok bantal atap seng.
Dalam keadaan panik, ia segera berteriak memanggil ibunya, Anastasia Baut (58), keluarga dan warga sekitar.
Namun setelah berhasil diturunkan, korban diketahui sudah meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah korban yang berlokasi tidak jauh dari TKP.
Baca Juga:Piket SPKT bersama fungsi terkait dan tim identifikasi dipimpin Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Donatus Sare langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan kondisi korban.
Dari hasil olah TKP, korban diduga gantung diri menggunakan tali nilon yang disambung dengan rantai pengikat anjing dan diikat pada balok bantal atap seng.
Tinggi lantai rumah ke titik ikatan diperkirakan sekitar 3,25 sentimeter.
Setelah olah TKP, pihak kepolisian menyarankan agar jenazah dibawa ke RSUD Ruteng untuk dilakukan visum.
Baca Juga:Namun pihak keluarga menolak dan menyatakan menerima kematian korban sebagai takdir serta tidak akan menuntut proses hukum.
Jenazah disemayamkan di rumah duka sambil menunggu kesepakatan keluarga terkait proses pemakaman.
Berdasarkan keterangan keluarga dan informasi yang dihimpun di lokasi, korban diduga mengalami tekanan akibat persoalan ekonomi dan tagihan utang koperasi harian.
Baca Juga:Meski demikian, selama ini korban tidak pernah menyampaikan keluhan kepada keluarga.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis keluarga maupun lingkungan sekitar, serta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda gangguan mental atau tekanan berat.
Judi Sabung Ayam di Manggarai Timur Dibubarkan Polisi
Perwira SIP Angkatan 54 Gelombang 2 Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores
Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai Meningkat, Warga Diminta Tidak Panik
Enam Ibu Hamil dan Satu Pasien RSUD Ruteng Dievakuasi ke Rumah Sakit Bandara Ruteng-Manggarai
Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan