Sopir Ngantuk dan Hilang Kendali, Bus Masuk Jurang
digtara.com -Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, NTT, pada Rabu (18/2/2026) siang.
Baca Juga:
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.15 Wita tersebut bermula saat bus yang dikemudikan oleh Mariano Ronaldino (21) melaju dari arah Labuan Bajo menuju Werang.
Bus tersebut diketahui mengangkut empat orang penumpang. Saat melintasi medan jalan yang mendaki dan menikung, insiden nahas itu tak terhindarkan.
Baca Juga:Kanit Gakkum Lantas Polres Manggarai Barat, Ipda Bayu Wicahya Soekarno dalam keterangannya mengonfirmasi bahwa faktor kelelahan menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.
"Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kecelakaan dipicu karena pengemudi dalam kondisi mengantuk. Saat menyadari mobil hilang kendali, sopir secara spontan banting setir ke arah kiri hingga kendaraan keluar dari badan jalan dan masuk ke dalam jurang," ujar Ipda Bayu.
Meskipun bus mengalami kerusakan berat dengan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 10 juta, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sementara itu, sopir dan kondektur bus dinyatakan selamat tanpa luka sedikit pun.
Robertus Juang (29), salah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian, menuturkan detik-detik mencekam saat bus tersebut terjatuh.
Baca Juga:"Tiba-tiba saja mobil itu miring ke kiri dan langsung jatuh. Kami langsung berusaha menolong para penumpang. Syukurlah mereka hanya luka-luka ringan dan tidak ada yang luka parah," ungkap Robertus.
Hari Kedua Baru Termukan Debris Kapal, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selatan Taman Nasional Komodo-Manggarai
Kapal Wisata Tenggelam, Polisi Periksa Kru Kapal
Rumah Lansia di Manggarai Barat Terbakar, Polisi Salurkan Bantuan
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Pulau Tatawa Labuan Bajo, 29 Orang Selamat dan Satu Penumpang Dalam Pencarian
Kasus Pungli Kades di Manggarai Barat di SP3 Polisi Dan Dilimpahkan ke Inspektorat