Rabu, 02 September 2026

Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan

Imanuel Lodja - Rabu, 02 September 2026 13:10 WIB
Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan
dok
Ilustrasi.

digtara.com -Polres Manggarai memperbarui data dampak bencana gempa bumi sekaligus memaksimalkan penanganan terhadap masyarakat terdampak di wilayah Kabupaten Manggarai.

Baca Juga:

Hingga Selasa, 1 September 2026 pukul 12.00 WITA, Polres Manggarai kembali menyampaikan pembaruan data sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan tanggap darurat berlangsung secara transparan.

Berdasarkan data yang telah dihimpun, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 51 orang.

Dari data tersebut, penyebab kematian didominasi oleh korban tertimpa bangunan sebanyak 25 orang, syok akibat gempa susulan tujuh orang, cedera tiga orang, masih dalam proses verifikasi medis tiga orang, serta komplikasi kondisi medis dasar dan penyakit bawaan lainnya sebanyak 13 orang.

Sementara itu, korban luka berat kategori merah tercatat sebanyak 58 orang. Sebanyak 57 orang telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan kembali ke rumah, sedangkan 1 orang masih menjalani perawatan intensif.

Untuk korban luka ringan kategori hijau, tercatat sebanyak 561 orang, dengan rincian 431 orang telah sembuh dan 130 orang masih menjalani rawat jalan.

Baca Juga:
Polres Manggarai bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi para korban serta memastikan masyarakat yang masih membutuhkan pelayanan medis mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya.

Dampak gempa juga mengakibatkan kerusakan pada berbagai fasilitas masyarakat dan fasilitas publik.

Berdasarkan data yang dihimpun, total terdapat 23.529 fasilitas yang mengalami kerusakan, dengan rincian 22.756 unit rumah warga, 362 unit fasilitas pendidikan, 240 unit fasilitas kesehatan, 85 unit tempat ibadah, 64 unit fasilitas pemerintah, 13 unit fasilitas adat dan sembilan unit fasilitas umum.

Data tersebut terus diperbarui dan diverifikasi di lapangan guna memberikan gambaran kondisi terkini sekaligus menjadi bahan dalam menentukan langkah penanganan dan pemulihan pascabencana.

Untuk memastikan pendataan masyarakat terdampak serta distribusi bantuan berjalan lebih merata, Kasat Intelkam Polres Manggarai berkoordinasi dengan Kepala BPBD Kabupaten Manggarai untuk menyandingkan dan merekonsiliasi data pengungsian.

Berdasarkan pendataan lapangan Polres Manggarai, tercatat 10 posko terpusat dengan jumlah 7.292 jiwa, serta 11.735 posko mandiri yang berada di depan rumah warga pada 12 kecamatan dengan jumlah 134.531 jiwa.

Sementara itu, berdasarkan data Posko BPBD Kabupaten Manggarai, tercatat 188 posko dengan jumlah 51.885 jiwa.

Perbedaan data tersebut menjadi bagian dari proses rekonsiliasi antarlembaga agar diperoleh data yang semakin valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala BPBD Kabupaten Manggarai juga mengapresiasi data riil hasil pendataan lapangan yang dilakukan Polres Manggarai. Data tersebut selanjutnya akan diajukan kepada Bupati Manggarai sebagai bahan evaluasi serta pertimbangan dalam perumusan kebijakan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan

Tim Dokkes Polda NTT Sisir Wilayah Terdampak Gempa Flores Beri Layanan Kesehatan

Serang Cafe dan Sejumlah Pengunjung Terluka, 10 Pemuda di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

Serang Cafe dan Sejumlah Pengunjung Terluka, 10 Pemuda di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi

104 Ekor Kuda Ditemukan di Lokasi Penampungan di Sumba Tengah, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

104 Ekor Kuda Ditemukan di Lokasi Penampungan di Sumba Tengah, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Kuda di Sumba Tengah Hilang Ditemukan Pemilik di Lokasi Penampungan

Kuda di Sumba Tengah Hilang Ditemukan Pemilik di Lokasi Penampungan

Akses Terbatas, Kapolres Manggarai Timur Antar Bantuan Warga Terdampak Gempa Pakai Sepeda Motor

Akses Terbatas, Kapolres Manggarai Timur Antar Bantuan Warga Terdampak Gempa Pakai Sepeda Motor

Residivis Curanmor di Sumba Timur Kabur Saat Izin Kencing, Dibekuk Polisi Setelah Diberi Tindakan Tegas dan Terukur

Residivis Curanmor di Sumba Timur Kabur Saat Izin Kencing, Dibekuk Polisi Setelah Diberi Tindakan Tegas dan Terukur

Komentar
Berita Terbaru