Kapolresta Kupang Kota Minta Warga Kota Kupang Tidak Bakar Lahan Dan Hutan Serta Laporkan ke Polisi Soal Kebakaran Lahan
digtara.com -Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas mengimbau masyarakat Kota Kupang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), terutama di tengah kondisi lahan dan vegetasi yang mudah terbakar.
Baca Juga:
Masyarakat dilarang membakar hutan dan lahan dalam bentuk apapun serta untuk alasan apa pun.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat atau Bhabinkamtibmas setempat, apabila menemukan titik api atau terjadi kebakaran.
Warga juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
Masyarakat pun diminta memastikan tidak meninggalkan sisa api yang masih menyala setelah melakukan aktivitas di kawasan terbuka maupun lahan.
Baca Juga:Dalam pembukaan atau pengolahan lahan, warga diimbau menggunakan metode yang ramah lingkungan dan menghindari cara tebas-bakar (slash and burn).
Kapolresta Kupang Kota menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Menurut Kombes Nelson, kepedulian masyarakat sejak dini dapat mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan kerugian yang ditimbulkan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Jangan menunggu api membesar baru dilakukan penanganan. Apabila menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau Bhabinkamtibmas setempat, agar dapat ditangani dengan cepat," tegas Kapolresta Kupang Kota pada Rabu (2/9/2026).
Mantan Kasubbid Paminal Bid Propam Polda NTT tersebut juga mengingatkan masyarakat, agar tidak menganggap pembakaran lahan sebagai hal biasa, karena tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan, kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Hutan Kateri di Malaka Terbakar, Polres Malaka Terjun Padamkan Titik Api
Asap Karhutla Selimuti 14 Kabupaten di Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
Kasus Penggelapan Tuntas, Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Yang Sempat Buron Diserahkan ke Kejaksaan
Hutan Keun-Kabupaten TTU Terbakar, Polisi Turun Padamkan Api
Cegah Karhutla Meluas, Anggota Polres Sumba Barat Daya Bantu Padamkan Kebakaran Hutan