Minggu, 06 September 2026

Diduga Masalah Ekonomi, Petani di Manggarai Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Imanuel Lodja - Senin, 23 Februari 2026 13:00 WIB
Diduga Masalah Ekonomi, Petani di Manggarai Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
net
Ilustrasi.

digtara.com -Seorang warga di Kampung Lalang, Desa Beo Rahong, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri pada Sabtu (21/02/2026) sore.

Baca Juga:

Peristiwa tersebut langsung ditangani jajaran Polres Manggarai melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kematian korban.

Korban diketahui bernama Darius Genggo (60), seorang petani yang berdomisili di Kampung Lalang RT 006/RW 002, Desa Beo Rahong, Kecamatan Ruteng.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.00 Wita oleh Elsiana Jiana (30) yang merupakan anak kandung korban.

Baca Juga:
Saat itu Elisana mendatangi rumah milik Adrianus Harun yang dalam keadaan kosong karena pemilik rumah sedang merantau ke Kalimantan.

Di dalam rumah tersebut, Elsiana mendapati korban sudah dalam posisi tergantung pada balok bantal atap seng.

Dalam keadaan panik, ia segera berteriak memanggil ibunya, Anastasia Baut (58), keluarga dan warga sekitar.

Mendengar teriakan tersebut, para tetangga langsung berdatangan dan berupaya menolong korban dengan cara melepaskan ikatan tali.

Namun setelah berhasil diturunkan, korban diketahui sudah meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah korban yang berlokasi tidak jauh dari TKP.

Baca Juga:
Piket SPKT bersama fungsi terkait dan tim identifikasi dipimpin Kasat Reskrim Polres Manggarai, AKP Donatus Sare langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan kondisi korban.

Dari hasil olah TKP, korban diduga gantung diri menggunakan tali nilon yang disambung dengan rantai pengikat anjing dan diikat pada balok bantal atap seng.

Tinggi lantai rumah ke titik ikatan diperkirakan sekitar 3,25 sentimeter.

Pada leher korban ditemukan bekas lilitan rantai, dan di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun barang mencurigakan yang mengarah pada tindak pidana.

Setelah olah TKP, pihak kepolisian menyarankan agar jenazah dibawa ke RSUD Ruteng untuk dilakukan visum.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Judi Sabung Ayam di Manggarai Timur Dibubarkan Polisi

Judi Sabung Ayam di Manggarai Timur Dibubarkan Polisi

Perwira SIP Angkatan 54 Gelombang 2 Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores

Perwira SIP Angkatan 54 Gelombang 2 Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai Meningkat, Warga Diminta Tidak Panik

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka di Manggarai Meningkat, Warga Diminta Tidak Panik

Enam Ibu Hamil dan Satu Pasien RSUD Ruteng Dievakuasi ke Rumah Sakit Bandara Ruteng-Manggarai

Enam Ibu Hamil dan Satu Pasien RSUD Ruteng Dievakuasi ke Rumah Sakit Bandara Ruteng-Manggarai

Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan

Terdata 51 Warga Manggarai Meninggal Akibat Gempa Bumi, 25 Warga Meninggal Karena Tertimpa Bangunan

25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah

25 Tahun Jadi Lembaga Pendidikan Bagi Warga Pulau Kukusan Dalam Kondisi Memprihatinkan, Kapolda NTT Bantu Revitalisasi MI Al-Hidayah

Komentar
Berita Terbaru