Rabu, 29 Juli 2026

Pemulihan Pascabanjir Jadi Prioritas, PMI Manfaatkan Teknologi Bosch untuk Bersihkan Endapan Lumpur

Arie - Kamis, 05 Februari 2026 18:40 WIB
Pemulihan Pascabanjir Jadi Prioritas, PMI Manfaatkan Teknologi Bosch untuk Bersihkan Endapan Lumpur
ist
Pemulihan pascabanjir di Sumatera jadi prioritas PMI dengan dukungan teknologi Bosch untuk membersihkan endapan lumpur dan percepat pemulihan warga.

digtara.com -Upaya pemulihan pascabanjir dan bencana ekologis di sejumlah wilayah Sumatera masih menjadi perhatian utama. Hingga 31 Januari 2026, tercatat lebih dari 106 ribu warga masih mengungsi akibat kerusakan ratusan ribu rumah serta fasilitas pendidikan, kesehatan, dan tempat ibadah.

Baca Juga:

Besarnya dampak bencana tersebut menuntut percepatan pemulihan, khususnya pada sektor permukiman dan infrastruktur vital, agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan. Dengan mandat dari pemerintah, Palang Merah Indonesia (PMI) terus memimpin upaya pemulihan melalui pengerahan relawan serta penguatan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan teknologi dari Bosch Indonesia melalui Bosch Power Tools.

Kepala Markas PMI Pusat, Arifin M. Hadi, menyampaikan bahwa fase pemulihan pascabencana saat ini sangat bergantung pada pembersihan endapan lumpur dan sisa material banjir. Di sejumlah wilayah terdampak seperti Aceh Tengah, Aceh Timur, Tapanuli, Sibolga, Agam, Solok, dan Padang, ketebalan lumpur masih cukup tinggi sehingga tidak memungkinkan dilakukan pembersihan secara manual.

Kondisi tersebut membuat proses pemulihan membutuhkan waktu panjang serta dukungan peralatan yang memadai. PMI memperkirakan kegiatan pemulihan akan berlangsung setidaknya hingga akhir tahun 2026, bahkan berpotensi berlanjut hingga tiga tahun ke depan.

Baca Juga:
"Dukungan peralatan berkapasitas besar menjadi kunci agar proses pembersihan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan aman bagi relawan di lapangan," ujar Arifin.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PMI memanfaatkan dukungan teknologi Bosch Power Tools guna mempercepat pembersihan lingkungan terdampak. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat kembali beraktivitas secara bertahap, terutama menjelang Ramadan 2026.

Dukungan Bosch diwujudkan melalui penyaluran 25 unit high pressure washer dengan nilai sekitar Rp97 juta. Peralatan ini memiliki tekanan air 100 hingga 120 bar, sehingga mampu membersihkan lumpur di permukiman dan fasilitas umum secara lebih efisien sekaligus meningkatkan keselamatan kerja relawan.

Head of Corporate Communications and Government Relations Bosch Indonesia, Fenny Anggraeni Sofyan, menyatakan bahwa pemanfaatan teknologi dalam fase pascabencana tidak hanya berfokus pada kecepatan, tetapi juga efektivitas dan keselamatan.

"Dukungan peralatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak sekaligus memperkuat kesiapsiagaan respons bencana dalam jangka panjang," ujarnya.

Baca Juga:
Komitmen Keberlanjutan Melalui Teknologi

Bosch menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan global perusahaan yang dijalankan di Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan upaya mendukung pembangunan berkelanjutan nasional serta pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pemanfaatan teknologi.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri

Dua Bayi Dan Puluhan PMI Asal NTT Meninggal di Luar Negeri

Hendak ke Malaysia, Tujuh Calon PMI Non Prosedural Diamankan di Bandara El Tari Kupang

Hendak ke Malaysia, Tujuh Calon PMI Non Prosedural Diamankan di Bandara El Tari Kupang

Istri Jadi PMI di Malaysia, Suami di Kupang Malah Hidup Bersama Perempuan Lain

Istri Jadi PMI di Malaysia, Suami di Kupang Malah Hidup Bersama Perempuan Lain

Cemburu Istri di Jakarta Pasang Foto Mantan Pacar, Pria di Kupang Aniaya Balita Usia Tujuh Bulan

Cemburu Istri di Jakarta Pasang Foto Mantan Pacar, Pria di Kupang Aniaya Balita Usia Tujuh Bulan

Dua PMI Ilegal Meninggal di Perairan Malaysia, Polda NTT Bantu Ambil Sampel DNA Kerabat

Dua PMI Ilegal Meninggal di Perairan Malaysia, Polda NTT Bantu Ambil Sampel DNA Kerabat

Hujan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Malaka

Hujan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Malaka

Komentar
Berita Terbaru