Jumat, 09 Oktober 2026

Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur

Imanuel Lodja - Sabtu, 22 Agustus 2026 14:30 WIB
Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur
ist
Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur

digtara.com -Ahmad Zaki (42), relawan Komunitas Gerak Bareng asal Jakarta, Ahmad Zaki (42), meninggal dunia saat dalam perjalanan membawa bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di wilayah Manggarai Timur, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga:

Ahmad Zaki diketahui bersama tiga rekannya telah berada di wilayah Kabupaten Manggarai sejak Sabtu (15/8/2026) untuk membantu menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah mengatakan korban meninggal dunia sekitar pukul 16.40 WITA di wilayah Satar Padut, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

"Korban bersama tiga rekannya berangkat dari Posko Relawan Gerak Bareng di halaman Masjid Nurul Huda Reo menuju Satar Padut untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa," ujar AKBP Levi.

Dalam perjalanan sekitar pukul 14.00 WITA, korban yang mengemudikan kendaraan Toyota Fortuner nomor polisi EB 1305 GC tiba-tiba menghentikan kendaraan.

Korban kemudian meminta bantuan kepada rekan-rekannya untuk melepas helm dan jaket yang dikenakannya. Tidak lama berselang, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri.

Baca Juga:
Melihat kondisi tersebut, rekan-rekan korban langsung memberikan pertolongan dan membawa Ahmad Zaki menuju posko medis terdekat di Posko Damer untuk mendapatkan pemeriksaan.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Jenazah kemudian dibawa ke Masjid Nurul Huda Reo untuk menjalani proses pemandian, pengafanan dan pelaksanaan salat jenazah.

Menurut informasi awal, korban diduga mengalami kelelahan setelah menjalankan aktivitas kemanusiaan secara intens sejak kedatangannya di wilayah Reo.

Namun, pihak kepolisian tetap melakukan pendataan dan pengumpulan bahan keterangan terkait kejadian tersebut.

Pihak kepolisian telah mendata identitas korban, mengumpulkan bahan keterangan dari rekan-rekan korban, membantu proses pemulasaraan jenazah serta berkoordinasi dengan BNPB terkait proses pemulangan jenazah ke Jakarta.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Sara Wijayanto dan Demian Aditya Resmi Diputus Cerai Verstek

Sara Wijayanto dan Demian Aditya Resmi Diputus Cerai Verstek

Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa

Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa

Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE

Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE

Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi

Direktorat Binmas Polda NTT-Unwira Kupang Teken PKS Perkuat Kolaborasi Kepolisian dan Perguruan Tinggi

Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT

Polres Kupang Limpahkan Kasus Pembuangan Bayi di Amarasi ke Polda NTT

Komentar
Berita Terbaru