Sejumlah Rumah di Kota Kupang Rusak Diterjang Angin Kencang
digtara.com -Bencana alam angin kencang melanda wilayah Kota Kupang, NTT pada Sabtu (17/1/2026).
Baca Juga:
Bencana ini mengakibatkan beberapa rumah di Kecamatan Alak mengalami rusak dan membuat penghuni rumah panik.
Piket Polsek Alak dibantu piket Polresta Kupang Kota dipimpin Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polresta Kupang Kota, AKP Mesakh Yohanis Hetharie mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan lokasi.
Kejadian angin kencang di wilayah Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak ini mengakibatkan beberapa rumah mengalami rusak ringan dan berat.
Baca Juga:
"Selanjutnya kami membantu korban terdampak dengan mengamankan barang barang yang berserakan, untuk dikumpulkan dan kami membantu membuat bivak atau tenda perlindungan bagi korban yang mengalami kerusakan rumah yang berat," ujar AKP Mesakh pada Sabtu malam.
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Djoko Lestari pasca mendapat laporan kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian.
Kapolresta juga membantu para korban dengan memberikan motivasi, membantu mengangkat barang milik korban, serta melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang.
"Kejadian alam ini telah merusak beberapa bangunan rumah milik warga Kelurahan Manutapen, dan kami telah melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota Kupang, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang untuk membantu warga terdampak bencana angin kencang ini" kata Kombes Djoko Lestari.
Baca Juga:
Rumah warga yang rusak, diantaranya berada di RT 014/RW 004, Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Kota Kupang.
Keluarga Andrianis Liak (rusak berat), keluarga Markus Nawa Kota (rusak sedang), keluarga Khornelis Leba Ratu (rusak ringan), keluarga Aranci Ormatan (rusak ringan), keluarga Welem Riwu (rusak ringan), keluarga Benjamin Djara (rusak ringan), keluarga Marince Logo Lado (rusak ringan).
SMA Negeri 1 Kupang Gandeng Polisi-Jaksa Dan Ombudsman Sosialisasikan Proses SPMB
Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan
Pasutri di Kupang Ribut Gara-gara Dana PKH
Puluhan Remaja Di Kupang Rusaki Fasilitas Sekolah, Orang Tua Siap Ganti Rugi
Kecelakaan Tunggal di Kupang, Mahasiswa Asal Kabupaten TTS Meninggal Dunia
Siswa SMP Negeri 3 Kupang Diingatkan Bahaya Rokok, Narkoba Dan Miras
ANTAM UBS Turun Banyak! Daftar Harga Emas di Gerai Pegadaian Hari Ini Kamis 11 Juni 2026
MHG Jelaskan Nama-nama Bersejarah Kota Madinah dan Tempat Utama yang Perlu Diketahui Jemaah Haji
Tiga Rumah Kontrakan Permanen Ludes Terbakar di Tebing Tinggi, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS, Didukung Sentimen Domestik
Terobosan 'Polantas Menyapa', Satlantas Polres Sumba Timur Sambangi Pangkalan Ojek Online Maxim Kota Waingapu
Ribut Soal Dana PKH, Pria di Sabu Raijua Tikam Istri Hingga Tewas
Enam ABH Pelaku Pencurian di Sikka Diamankan Polisi