Penumpang Angkot di Kupang-NTT Dicabuli Sopir Angkot
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 6 huruf b subsider pasal 6 huruf c Undang-undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang kekerasan seksual atau Pasal 285 KUHPidana, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Baca Juga:
Akhir pekan lalu, penyidik unit PPA Satreskrim Polresta Kupang Kota melimpahkan tersangka dan barang bukti (tahap II) perkara tindak pidana kekerasan seksual ke Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Kota Kupang.
Kasat menyebutkan kalau pihaknya berkomitmen untuk melakukan proses hukum secara cepat dan tepat, sehingga korban dan keluarga bisa juga cepat mendapatkan keadilan serta kepastian hukum.
"Kasus kekerasan seksual menjadi perhatian serius kami, dan harapannya kasus-kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari," tandas Kasat Reskrim.
Warga di Kabupaten TTS Tewas Tersengat Aliran Listrik
Satresnarkoba Polres Sumba Timur Cegah Peredaran Narkoba dari Jalur Laut
Pasca Dijemput, Tersangka Mantan Kepala Desa di Sumba Barat Daya Ditahan Polisi
Pria di Lembata Ditemukan Tewas Mengapung di Pantai
Hilang Saat Cari Ikan, Penyandang Disabilitas di Kupang Ditemukan Meninggal di Pinggir Pantai