Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas
digtara.com -SRM (23), warga Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT dianiaya saat pulang dari gereja pada Minggu (14/6/2026).
Baca Juga:
Saat itu, Minggu pagi sekitar pukul 09.00 Wita, korban SRM baru pulang mengantar anggota keluarganya ke gereja.
Saat perjalanan pulang, korban dicegat oleh salah seorang terduga pelaku berinisial SRP, yang kemudian melakukan pemukulan dan merampas sepeda motor korban.
Setelah kejadian tersebut, korban pulang dan memberitahukan peristiwa yang dialaminya kepada PMP.
Keduanya (SRM dan PMP) kemudian mendatangi Kampung Bondo Bokol untuk meminta klarifikasi.
Baca Juga:Namun, di lokasi terjadi keributan yang berujung pada dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam.
Korban PMP mengalami luka potong di bagian kepala dan segera dilarikan ke Puskesmas Bondo Kodi untuk mendapatkan perawatan medis.
Dalam perkara ini, polisi mengidentifikasi tiga orang terduga pelaku, masing-masing berinisial SRP, D dan PS.
"Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang menjadi korban, yakni PMP (33) mengalami luka potong di bagian kepala, serta SRM (23) menjadi korban pemukulan dan kehilangan sepeda motor miliknya," ujar Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Marthinus Ardjon pada Senin (15/6/2026).
Kasus ini ditangani Polsek Kodi dengan memeriksa saksi-saksi antara lain P, MBM, serta korban sendiri.
Salah satu terduga pelaku yang juga mengalami luka kemudian diamankan dan dibawa ke Puskesmas Kawangohari guna memperoleh perawatan.
"Sudah dilakukan pendalaman awal, motif kejadian masih dalam penyelidikan," ujar Wakapolres.
Dugaan sementara, insiden bermula dari perampasan sepeda motor yang kemudian memicu terjadinya penganiayaan.
Polisi juga telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi di SPKT Polres Sumba Barat Daya.
Baca Juga:
Gelar Patroli, Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda NTT Sambangi Tokoh Masyarakat dan Beri Himbauan Kamtibmas
Petani di Sumba Timur Dipolisikan Karena Aniaya Ternak Sapi
Ditresnarkoba Polda NTT Supervisi Jelang Lomba Kampung Bebas Narkoba Tingkat Nasional
Diduga Stres Dengan Masalah Keluarga, Pria di Manggarai Timur Bunuh Anaknya Kemudian Gantung Diri
Anggota Polda NTT Gelar Bhakti Religi di Masjid dan Gereja Sonsong Hari Bhayangkara ke-80