Kamis, 30 Juli 2026

Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas

Imanuel Lodja - Senin, 15 Juni 2026 13:20 WIB
Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas
ist
Aparat kepolisian memantau situasi keamanan pasca kasus penganiayaan

digtara.com -SRM (23), warga Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT dianiaya saat pulang dari gereja pada Minggu (14/6/2026).

Baca Juga:

Sepeda motor nya pun dirampas saat melintas di wilayah Kampung Bondo Bokol, Desa Onggol, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Saat itu, Minggu pagi sekitar pukul 09.00 Wita, korban SRM baru pulang mengantar anggota keluarganya ke gereja.

Saat perjalanan pulang, korban dicegat oleh salah seorang terduga pelaku berinisial SRP, yang kemudian melakukan pemukulan dan merampas sepeda motor korban.

Setelah kejadian tersebut, korban pulang dan memberitahukan peristiwa yang dialaminya kepada PMP.

Keduanya (SRM dan PMP) kemudian mendatangi Kampung Bondo Bokol untuk meminta klarifikasi.

Baca Juga:
Namun, di lokasi terjadi keributan yang berujung pada dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Korban PMP mengalami luka potong di bagian kepala dan segera dilarikan ke Puskesmas Bondo Kodi untuk mendapatkan perawatan medis.

Dalam perkara ini, polisi mengidentifikasi tiga orang terduga pelaku, masing-masing berinisial SRP, D dan PS.

"Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang menjadi korban, yakni PMP (33) mengalami luka potong di bagian kepala, serta SRM (23) menjadi korban pemukulan dan kehilangan sepeda motor miliknya," ujar Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Marthinus Ardjon pada Senin (15/6/2026).

Kasus ini ditangani Polsek Kodi dengan memeriksa saksi-saksi antara lain P, MBM, serta korban sendiri.

Personel Polsek Kodi juga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pendataan terhadap korban, saksi, dan terduga pelaku serta membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah satu terduga pelaku yang juga mengalami luka kemudian diamankan dan dibawa ke Puskesmas Kawangohari guna memperoleh perawatan.

"Sudah dilakukan pendalaman awal, motif kejadian masih dalam penyelidikan," ujar Wakapolres.

Dugaan sementara, insiden bermula dari perampasan sepeda motor yang kemudian memicu terjadinya penganiayaan.

Polisi juga telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi di SPKT Polres Sumba Barat Daya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Desa Di Sumba Tengah Dilatih Pola Asuh Balita Cegah Stunting Dan Pertolongan Pertama Psikoligis

Warga Desa Di Sumba Tengah Dilatih Pola Asuh Balita Cegah Stunting Dan Pertolongan Pertama Psikoligis

Polres Manggarai Barat Intensifkan Pengamanan Pasca Bentrok Warga

Polres Manggarai Barat Intensifkan Pengamanan Pasca Bentrok Warga

Dua Kelompok Massa di Manggarai Barat Bentrok Soal Sengketa Lahan

Dua Kelompok Massa di Manggarai Barat Bentrok Soal Sengketa Lahan

Cuaca Ekstrim Hingga Suhu 7 Derajat Diduga Picu Kematian Mendadak Puluhan Sapi Milik Warga TTS

Cuaca Ekstrim Hingga Suhu 7 Derajat Diduga Picu Kematian Mendadak Puluhan Sapi Milik Warga TTS

BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

BK Rekomendasikan Pemberhentian Sementara Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Namun Tetap Dapat Hak Keuangan

Sejumlah PJU Polda NTT dan Kapolres Jajaran Diserahterimakan

Sejumlah PJU Polda NTT dan Kapolres Jajaran Diserahterimakan

Komentar
Berita Terbaru