Senin, 14 September 2026

Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas

Imanuel Lodja - Senin, 15 Juni 2026 13:20 WIB
Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas
ist
Aparat kepolisian memantau situasi keamanan pasca kasus penganiayaan

digtara.com -SRM (23), warga Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT dianiaya saat pulang dari gereja pada Minggu (14/6/2026).

Baca Juga:

Sepeda motor nya pun dirampas saat melintas di wilayah Kampung Bondo Bokol, Desa Onggol, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Saat itu, Minggu pagi sekitar pukul 09.00 Wita, korban SRM baru pulang mengantar anggota keluarganya ke gereja.

Saat perjalanan pulang, korban dicegat oleh salah seorang terduga pelaku berinisial SRP, yang kemudian melakukan pemukulan dan merampas sepeda motor korban.

Setelah kejadian tersebut, korban pulang dan memberitahukan peristiwa yang dialaminya kepada PMP.

Keduanya (SRM dan PMP) kemudian mendatangi Kampung Bondo Bokol untuk meminta klarifikasi.

Baca Juga:
Namun, di lokasi terjadi keributan yang berujung pada dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Korban PMP mengalami luka potong di bagian kepala dan segera dilarikan ke Puskesmas Bondo Kodi untuk mendapatkan perawatan medis.

Dalam perkara ini, polisi mengidentifikasi tiga orang terduga pelaku, masing-masing berinisial SRP, D dan PS.

"Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang menjadi korban, yakni PMP (33) mengalami luka potong di bagian kepala, serta SRM (23) menjadi korban pemukulan dan kehilangan sepeda motor miliknya," ujar Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Marthinus Ardjon pada Senin (15/6/2026).

Kasus ini ditangani Polsek Kodi dengan memeriksa saksi-saksi antara lain P, MBM, serta korban sendiri.

Personel Polsek Kodi juga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pendataan terhadap korban, saksi, dan terduga pelaku serta membawa korban ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah satu terduga pelaku yang juga mengalami luka kemudian diamankan dan dibawa ke Puskesmas Kawangohari guna memperoleh perawatan.

"Sudah dilakukan pendalaman awal, motif kejadian masih dalam penyelidikan," ujar Wakapolres.

Dugaan sementara, insiden bermula dari perampasan sepeda motor yang kemudian memicu terjadinya penganiayaan.

Polisi juga telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi di SPKT Polres Sumba Barat Daya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk 9 Keluarga TNI AD Terdampak Kebakaran Asrama Kuanino

Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk 9 Keluarga TNI AD Terdampak Kebakaran Asrama Kuanino

Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai

Kasus Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Oleh Mahasiswa di Kupang Diselesaikan Secara Damai

HUT WSA Ke-5, SIP Angkatan 50 Polda NTT Salurkan Bansos Bagi Korban Gempa di Kabupaten Nagekeo

HUT WSA Ke-5, SIP Angkatan 50 Polda NTT Salurkan Bansos Bagi Korban Gempa di Kabupaten Nagekeo

Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi

Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi dan Tinggal Berpindah-pindah, IRT Tersangka TPPO di Kupang Diamankan Polisi

Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka

Tidak Ada Penerbangan Komersil, Pesawat Cassa Polri Antar Jenazah Korban Penembakan KKB Papua ke Sikka

Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia

Pulang Pesta dan Tabrak Trotoar, Wartawan di Kabupaten TTU Meninggal Dunia

Komentar
Berita Terbaru