Selasa, 16 Juni 2026

Lansia di Kupang Meninggal Dunia Terjebak Kebakaran

Imanuel Lodja - Kamis, 20 Maret 2025 08:45 WIB
Lansia di Kupang Meninggal Dunia Terjebak Kebakaran
ist
Lansia di Kupang Meninggal Dunia Terjebak Kebakaran

digtara.com - Asnat Dominggus Baisila (77) terjebak saat rumah tinggalnya terbakar pada Rabu (19/3/2025) malam.

Baca Juga:

Kebakaran rumah tinggal Asnat di RT 038/RW 013, Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT diduga akibat korsleting listrik.

Rumah yang ditempati Asnat berukuran 6 X 8 meter, berdinding bebak dan beratap seng.

Korban Asnat Dominggus Baisila meninggal dunia karena terjebak saat rumah tersebut terbakar.

Selama ini korban juga mengalami sakit parah sehingga sulit menyelamatkan diri saat kebakaran melanda rumah korban.

Pada saat terjadi kebakaran hanya ada korban di dalam rumah. Korban juga dalam keadaan sakit berat serta tidak bisa bangun dari tempat tidur.

Yunus Nenohai (54) yang selama ini tinggal dengan korban sedang mengikuti ibadah di rumah Benjamin Bait dan Fince Mosez.

Tanpa diduga, rumah korban terbakar. Api sangat cepat merambat ke seluruh bagian rumah.

Melihat kebakaran tersebut, warga sekitar mencoba menyelamatkan korban dan memadamkan api tersebut.

Namun api semakin membesar dan sulit dipadamkan sehingga rumah tersebut terbakar rata dengan tanah.

Api juga menghangus tubuh korban sehingga korban pun meninggal dunia.

Selain 'makan' korban nyawa, puluhan lembar seng dan seluruh peralatan dapur serta pakaian korban ikut terbakar.

"Diperkirakan kerugian kurang lebih Rp 20.000.000," ujar Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata dalam keterangannya pada Rabu (19/3/2025) malam.

Anggota dari SPK Polsek Kupang Timur dan piket SPKT 2 Polres Kupang dipimpin Aiptu Dewa Gede Mardiyono mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Keluarga korban juga iklas menerima kematian korban dan membuat surat penolakan otopsi.

Yunus Nenohai yang selama ini tinggal dengan korban serta warga sekitar mengakui kalau korban selama ini mengalami sakit berat.

"Didigu Kebakaran tersebut diakibatkan oleh korseting arus listrik," tambah Kapolres.

Jenazah korban disemayamkan di rumah keluarga Luisa Manafe Dominggus.

Berdasarkan kesepakatan keluarga serta pihak gereja, jenazah korban dimakamkan pada Kamis, 20 Maret 2025, pukul 15.00 Wita, di TPU Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Temui Bupati Sabu Raijua dan Unsur Terkait

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Temui Bupati Sabu Raijua dan Unsur Terkait

Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas

Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas

Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT

Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT

Tiga Rumah Kontrakan Permanen Ludes Terbakar di Tebing Tinggi, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Tiga Rumah Kontrakan Permanen Ludes Terbakar di Tebing Tinggi, Diduga Akibat Korsleting Listrik

SMA Negeri 1 Kupang Gandeng Polisi-Jaksa Dan Ombudsman Sosialisasikan Proses SPMB

SMA Negeri 1 Kupang Gandeng Polisi-Jaksa Dan Ombudsman Sosialisasikan Proses SPMB

Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan

Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan

Komentar
Berita Terbaru