Selasa, 16 Juni 2026

Selundupkan Minyak Tanah Subsidi Ke Rote Ndao, Ditpolairud Polda NTT Amankan Truk Dan Ratusan Liter Minyak Tanah

Imanuel Lodja - Selasa, 16 Juni 2026 11:45 WIB
Selundupkan Minyak Tanah Subsidi Ke Rote Ndao, Ditpolairud Polda NTT Amankan Truk Dan Ratusan Liter Minyak Tanah
ist
Aparat Ditpolairud Polda NTT saat mengamankan truk ekspedisi dan minyak tanah selundupan ke Kabupaten Rote Ndao

digtara.com -Aparat keamanan dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggagalkan pengiriman bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah bersubsidi dari Kota Kupang menuju Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga:

Dalam operasi intelijen yang berlangsung sejak Minggu (14/6/2026), petugas mengamankan satu unit truk ekspedisi yang mengangkut 750 liter minyak tanah yang hendak diseberangkan melalui Pelabuhan Bolok.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima personel Seksi Intelijen Perairan (Siintelair) Ditpolairud Polda NTT pada Minggu, 14 Juni 2026 petang sekitar pukul 18.00 Wita.

Baca Juga:

Informasi tersebut menyebutkan adanya aktivitas pengangkutan BBM jenis minyak tanah dari Kota Kupang menuju Kabupaten Rote Ndao menggunakan mobil ekspedisi dengan kapal feri.

Sekitar pukul 18.30 Wita. personel Siintelair langsung melakukan surveillance dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) di sekitar lokasi kendaraan yang dicurigai akan digunakan untuk mengangkut minyak tanah tersebut.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sekitar pukul 01.08 Wita, kendaraan ekspedisi bergerak menuju sebuah rumah kos yang berada di Jalan Oeleta Raya, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Baca Juga:

Petugas kemudian terus melakukan pengawasan secara tertutup untuk memastikan aktivitas kendaraan dan tujuan pengiriman barang yang dibawanya.

Untuk memastikan jadwal keberangkatan kendaraan tersebut, sekitar pukul 09.45 Wita personel Siintelair melakukan operasi undercover dengan modus penitipan barang.

Langkah ini dilakukan untuk memperoleh kepastian terkait rencana keberangkatan truk menuju pelabuhan.

Baca Juga:
Setelah beberapa jam pemantauan, sekitar pukul 11.30 Wita kendaraan ekspedisi tersebut keluar dari lokasi kos dan bergerak menuju Pelabuhan Bolok.

Selang beberapa saat atau sekitar pukul 11.50 Wita, kendaraan tiba di pelabuhan Bolok dan bersiap melakukan penyeberangan menuju Kabupaten Rote Ndao.

Curiga terhadap muatan yang dibawa, personel Siintelair kemudian melakukan pemeriksaan dan wawancara terhadap sopir kendaraan pada pukul 12.20 Wita.

Dari hasil pemeriksaan awal, sopir mengakui bahwa kendaraan yang dikemudikannya mengangkut 25 jerigen berisi minyak tanah, masing-masing berkapasitas 30 liter.

Baca Juga:

Dengan demikian, total minyak tanah yang ditemukan petugas mencapai 750 liter.

Setelah memperoleh pengakuan tersebut, petugas langsung mengamankan sopir beserta kendaraan dan seluruh muatannya ke Markas Komando Ditpolairud Polda NTT guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Subdirektorat Penegakan Hukum (Gakkum).

Dalam kasus ini, petugas mengamankan seorang sopir YB alias Yongki (29), warga Desa Daleholu, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga:

Turut diamankan LDD (52), seorang perempuan asal Desa Oeleka, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.

Petugas menyita sejumlah barang bukti satu unit mobil truk Mitsubishi Colt Diesel 74 HDV warna kuning nomor polisi DH 8064 GC, 25 jerigen ukuran 30 liter yang berisi minyak tanah.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru