Jumat, 05 Desember 2025

Polisi Dalami Motif Karyawan Indomaret Penkase Oeleta Kupang Gantung Diri

Imanuel Lodja - Selasa, 21 Januari 2025 10:11 WIB
Polisi Dalami Motif Karyawan Indomaret Penkase Oeleta Kupang Gantung Diri
istimewa
Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel

digtara.com - Penyidik Polsek Alak sedang menyelidiki dan mendalami motif dibalik kasus gantung diri karyawan Indomaret Penkase Oeleta, Kota Kupang.

Baca Juga:

Polisi pun sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi kasus ini.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan RJH Manurung melalui Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel membenarkan hal tersebut.

"Belum (diketahui) motifnya. Nanti penyidik akan panggil saksi lagi termasuk kakak korban untuk membuka handphone korban," tandas Kapolsek saat dikonfirmasi pada Selasa (21/1/2025).

Selain melakukan olah TKP dan mencari saksi-saksi, polisi juga mengamankan barang bukti, lalu mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

"Untuk motif bunuh diri sementara masih belum diketahui. Akan kami ungkap secepatnya dengan melakukan penyelidikan yang mendalam. Kami mohon dukungan dari keluarga dan masyarakat untuk memberikan informasi terkait dengan korban sebelum melakukan gantung diri," katanya.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan R.J.H Manurung sebelumnya menghimbau agar warga yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih bagi yang pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu untuk bercerita dengan keluarga terdekatnya, atau melakukan konsultasi dengan memeriksakan diri ke dokter di rumah sakit yang memiliki fasilitas pelayanan kesehatan jiwa.

Irfantus Koana (20), karyawan indomaret Kupang, NTT ditemukan meninggal dalam kondisi gantung diri pada Senin (20/1/2025).

Korban yang juga warga RT 009/RW 007, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang tewas dengan posisi gantung diri menggunakan tali rafia di dalam gudang penyimpanan barang di minimarket Indomaret Penkase di RT 034/RW 008, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Iren Modok (21), rekan korban mengaku kalau ia datang ke minimarket indomaret Penkase sekitar pukul 07.00 wita karena masuk shift pagi.

Saat tiba, Iren yang tinggal di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang ini melihat kondisi pintu dalam keadaan tidak terkunci.

Iren pun langsung ke bagian gudang penyimpanan barang dan melihat korban sudah tergeletak di lantai dengan kondisi tali terikat di leher korban.

Iren langsung menghubungi supervisor, Muhammad Nurul Anwar dan memberitahukan tentang kejadian tersebut.

Supervisor langsung mendatangi minimarket dan menyuruh Iren Modok ke rumah korban untuk memberitahukan keluarga korban.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolda NTT Apresiasi Keberhasilan Tim Khusus Polda NTT Ungkap Kasus Pembunuhan di Kupang

Kapolda NTT Apresiasi Keberhasilan Tim Khusus Polda NTT Ungkap Kasus Pembunuhan di Kupang

Lakonkan 26 Adegan Pembunuhan Mahasiswa, Saksi Diteriaki dan Dimaki Kerabat Tersangka

Lakonkan 26 Adegan Pembunuhan Mahasiswa, Saksi Diteriaki dan Dimaki Kerabat Tersangka

Polda NTT Gelar Reka Ulang Kasus Pembunuhan Mahasiswa di Kupang

Polda NTT Gelar Reka Ulang Kasus Pembunuhan Mahasiswa di Kupang

Tiga Tahun Berlalu, Polda NTT Tangkap Tujuh Pelaku Pembunuhan Mahasiswa di Kupang

Tiga Tahun Berlalu, Polda NTT Tangkap Tujuh Pelaku Pembunuhan Mahasiswa di Kupang

HUT Ke 75, Polairud Polda NTT Gelar Sholat Gaib Dan Doa Bersama Untuk Korban Bencana Sumatera

HUT Ke 75, Polairud Polda NTT Gelar Sholat Gaib Dan Doa Bersama Untuk Korban Bencana Sumatera

Polda NTT Pastikan Tidak Ada Tambang Emas Ilegal Di Pulau Sebayur Besar-Manggarai Barat

Polda NTT Pastikan Tidak Ada Tambang Emas Ilegal Di Pulau Sebayur Besar-Manggarai Barat

Komentar
Berita Terbaru