Jumat, 05 Juni 2026

PPDI Kalsel Apresiasi Layanan Haji Ramah Disabilitas, Usulkan Pendataan Lebih Detail

Haji 2026
Ahsan Fauzi - Jumat, 05 Juni 2026 14:33 WIB
PPDI Kalsel Apresiasi Layanan Haji Ramah Disabilitas, Usulkan Pendataan Lebih Detail
Foto dok
Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalsel, Dr. M. Anshari, S. Th. I, MHI. C. SM

digtara.com - Pelayanan ibadah haji 2026 dinilai semakin ramah terhadap penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), dan perempuan. Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalimantan Selatan, Dr. M. Anshari, S.Th.I., M.HI., C.SM, dalam wawancara melalui video yang dikirimkan kepada Media Center Haji (MCH) 2026, Jumat (05/06/2026).Anshari yang juga merupakan jamaah haji tahun ini menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas berbagai upaya yang dilakukan untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang inklusif dan memberikan kemudahan bagi jamaah berkebutuhan khusus.

Baca Juga:

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas dan lansia terlihat dari berbagai fasilitas yang telah disiapkan sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

"Sebagai penyandang disabilitas dan jamaah haji, saya merasakan langsung bagaimana aksesibilitas yang disediakan pemerintah sangat membantu. Mulai dari asrama haji, hotel, transportasi, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya telah memberikan kemudahan bagi jamaah disabilitas dan lansia dalam menjalankan ibadah," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi dalam memberikan perhatian khusus kepada jamaah haji berkebutuhan khusus. Menurutnya, berbagai kebijakan dan layanan yang diberikan menunjukkan komitmen kuat kedua negara untuk memastikan seluruh jamaah dapat beribadah dengan nyaman dan aman.

Selain fasilitas fisik, Anshari menilai sikap petugas haji menjadi salah satu faktor penting yang membuat jamaah disabilitas merasa terlayani dengan baik.

"Saya melihat langsung petugas haji sangat responsif, sabar, sopan, dan ramah. Mereka memahami kebutuhan jamaah disabilitas maupun lansia sehingga pelayanan yang diberikan terasa sangat membantu," katanya.

Baca Juga:
Meski demikian, Anshari menilai masih ada beberapa aspek yang dapat ditingkatkan pada penyelenggaraan haji mendatang. Salah satunya adalah pendataan yang lebih rinci terhadap jamaah penyandang disabilitas dan lansia.

Menurutnya, data yang akurat akan memudahkan petugas dalam menyiapkan layanan sesuai kebutuhan masing-masing jamaah. Ia juga mengusulkan agar calon jamaah penyandang disabilitas memiliki dokumen atau keterangan khusus yang dapat menjadi dasar penyediaan fasilitas pendukung selama menjalankan ibadah haji.

"Pendataan yang lebih spesifik sangat penting agar kebutuhan jamaah disabilitas bisa terakomodasi secara maksimal. Begitu juga dengan jamaah lansia yang mengalami demensia atau gangguan daya ingat, perlu pendampingan dan pengawalan khusus selama proses ibadah," jelasnya.

Ia juga mendorong penyediaan layanan tambahan seperti tenaga pendamping atau guru bahasa isyarat untuk membantu jamaah dengan kebutuhan khusus, khususnya penyandang disabilitas sensorik.

Anshari berharap berbagai kemajuan yang telah dicapai dalam penyelenggaraan haji ramah disabilitas dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden, Kementerian Haji dan Umrah, petugas haji, serta seluruh pihak yang telah berupaya menghadirkan pelayanan yang inklusif. Semoga pelayanan bagi penyandang disabilitas, lansia, dan perempuan terus berkembang dan semakin baik di masa mendatang," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa aksesibilitas, sikap inklusif petugas, serta pendataan yang akurat merupakan tiga aspek penting yang perlu terus diperkuat untuk mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang benar-benar ramah bagi seluruh jamaah tanpa terkecuali. (San).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Penyandang Tunanetra Apresiasi Layanan Haji 2026, Harapkan Regulasi Disabilitas Segera Diimplementasikan

Penyandang Tunanetra Apresiasi Layanan Haji 2026, Harapkan Regulasi Disabilitas Segera Diimplementasikan

Ekosistem Haji dan Umrah Menjadi Gerbang Perdagangan dan Investasi, BPKH Limited Siap Perkuat Peran Indonesia di Arab Saudi

Ekosistem Haji dan Umrah Menjadi Gerbang Perdagangan dan Investasi, BPKH Limited Siap Perkuat Peran Indonesia di Arab Saudi

Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif

Menhaj Evaluasi KKHI Madinah, Siapkan Transformasi Layanan Kesehatan Haji yang Lebih Efektif

Dukung Kebutuhan Katering Jemaah Haji, Kemenhaj Dorong Komoditas Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi

Dukung Kebutuhan Katering Jemaah Haji, Kemenhaj Dorong Komoditas Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi

Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Minta Pelayanan Kesehatan Bagi Jemaah Indonesia Semakin Optimal

Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Minta Pelayanan Kesehatan Bagi Jemaah Indonesia Semakin Optimal

Menhaj Minta Kualitas Konsumsi Jemaah Gelombang Kedua di Madinah Tak Hanya Pertahankan, Namun Harus Ditingkatkan

Menhaj Minta Kualitas Konsumsi Jemaah Gelombang Kedua di Madinah Tak Hanya Pertahankan, Namun Harus Ditingkatkan

Komentar
Berita Terbaru