Rabu, 14 Oktober 2026

Polda NTT Matangkan Operasi Patuh Turangga 2026

Imanuel Lodja - Kamis, 04 Juni 2026 13:49 WIB
Polda NTT Matangkan Operasi Patuh Turangga 2026
ist
Direktur Lantas Polda NTT Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi

digtara.com -Polda NTT bakal menggelar operasi Patuh Turangga 2026 mulai awal pekan depan.

Baca Juga:

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan persiapan melalui Latihan Pra Operasi (Latpraops) pada Kamis (4/6/2026).

Latpraops ini sebagai langkah mempersiapkan personel agar siap menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan efektif.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Ditlantas Polda NTT dipimpin Direktur Lantas Polda NTT Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi serta diikuti seluruh personel yang terlibat dalam Surat Perintah Operasi Patuh Turangga 2026.

Operasi kali ini mengusung tema "Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas".

Latpraops digelar untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta menyamakan persepsi personel dalam pelaksanaan operasi di lapangan.

Baca Juga:
Dirlantas Polda NTT, Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi mengatakan bahwa latihan pra operasi merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebelum operasi dimulai.

"Latpraops ini dilaksanakan agar seluruh personel memiliki pemahaman yang sama terkait sasaran, pola bertindak, hingga mekanisme penegakan hukum selama Operasi Patuh Turangga 2026. Dengan kesiapan yang baik, diharapkan pelaksanaan operasi dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujarnya.

Operasi Patuh Turangga 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 8 hingga 21 Juni 2026, secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda NTT.

Operasi melibatkan Polda NTT dan Polres jajaran dengan dukungan instansi terkait.

Tujuan utama operasi ini adalah menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan lalu lintas, angka fatalitas korban kecelakaan, sekaligus meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas menjelang Hari Bhayangkara tahun 2026.

"Kami ingin menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas yang lebih baik. Operasi ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga edukasi untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di masyarakat," jelasnya.

Sasaran operasi meliputi berbagai potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berkaitan dengan pelanggaran Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang berpotensi menimbulkan ketidaktertiban lalu lintas.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komjen Pol Rudi Darmoko Berikan Penghargaan Delapan Kapolres Jajaran Polda NTT

Komjen Pol Rudi Darmoko Berikan Penghargaan Delapan Kapolres Jajaran Polda NTT

Bersama Kalemdiklat Polri, Kapolda NTT Yang Baru Tiba di NTT

Bersama Kalemdiklat Polri, Kapolda NTT Yang Baru Tiba di NTT

Sempat Didatangi Pimpinan Bank, Nasabah Bank NTT Hargai Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

Sempat Didatangi Pimpinan Bank, Nasabah Bank NTT Hargai Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Tidak Ditahan Setelah Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik, Perempuan di Manggarai Barat Dikenakan Wajib Lapor

Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa

Kembalikan Berkas Perkara Dokter Icha ke JPU, Penyidik Polda NTT Tunggu Petunjuk Jaksa

Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE

Keroyok Orang Hingga Tewas di Tasikmalaya-Jawa Barat, Pelaku Ditangkap Resmob Polda NTT dan Polres TTS di Kota SoE

Komentar
Berita Terbaru