Rabu, 14 Oktober 2026

Masyarakat dan Rutan Ruteng-Manggarai Dapat 20 Ton Beras dan Ribuan Paket Bansos dari Kemenimipas

Imanuel Lodja - Kamis, 03 September 2026 14:40 WIB
Masyarakat dan Rutan Ruteng-Manggarai Dapat 20 Ton Beras dan Ribuan Paket Bansos dari Kemenimipas
ist
Masyarakat dan Rutan Ruteng-Manggarai Dapat 20 Ton Beras dan Ribuan Paket Bansos dari Kemenimipas

digtara.com - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) RI melalui Dirjen Pemasyarakatan menyalurkan 20 ton beras dan ribuan paket bantuan untuk masyarakat dan Rutan Ruteng, Kabupaten Manggarai yang terdampak gempa Flores

Baca Juga:

Bantuan tersebut diserahkan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi yang hadir mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto di Rutan Kelas IIB Ruteng, Kamis (3/9/2026).

Rutan Kelas IIB Ruteng merupakan salah satu UPT Pemasyarakatan yang terdampak gempa Flores pada 15 Agustus 2026.

Gempa tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan Rutan Ruteng sehingga kondisi bangunan perlu mendapat perhatian dan penanganan lebih lanjut.

Bantuan yang disalurkan berasal dari donasi seluruh jajaran Kemenimipas.

Bantuan tersebut terdiri atas 20 ton beras, 2.000 selimut, 1.000 liter minyak goreng, 1.000 kilogram gula, 1.000 tray telur, 1.000 dus mi instan, serta obat-obatan dan kebutuhan lainnya.

Baca Juga:
Bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak gempa, jajaran Rutan Kelas IIB Ruteng, Warga Binaan Pemasyarakatan beserta keluarganya, dan saudara-saudara yang terdampak di Kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo.

Harapannya dengan bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan warga binaan pascagempa.

Setelah menyerahkan bantuan, Mashudi bersama jajaran Kanwil Ditjenpas NTT meninjau langsung kondisi Rutan Kelas IIB Ruteng.

Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi bangunan pascagempa sekaligus memastikan bagian-bagian yang mengalami kerusakan dapat segera mendapat penanganan.

"Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan langkah penanganan serta pemulihan pasca bencana dapat dilaksanakan secara cepat, tepat dan terkoordinasi," ungkap Mashudi.

Menurutnya, kondisi sarana dan prasarana Rutan Ruteng perlu menjadi perhatian agar kegiatan Pemasyarakatan dapat tetap berjalan dengan baik, dengan keselamatan petugas dan warga binaan sebagai prioritas.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Decky Nurmansyah mengatakan jajaran Kanwil Ditjenpas NTT terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menindaklanjuti kondisi Rutan Ruteng.

"Kondisi Rutan Ruteng membutuhkan dukungan dan tindak lanjut, terutama pada bagian bangunan yang terdampak gempa. Kami akan terus berkoordinasi dan menyampaikan kondisi di lapangan agar penanganannya dapat segera dilakukan," ujar Decky.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur

Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

Bergandengan Tangan, Elemen Masyarakat di Manggarai Barat Bantu Ribuan Warga Terdampak Gempa Bumi

Polda Sultra Bantu Rp 600 Juta Bagi Korban Gempa Bumi Flores

Polda Sultra Bantu Rp 600 Juta Bagi Korban Gempa Bumi Flores

Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan

Wilayah Terdampak Gempa Flores Mulai Masuk Tahap Pemulihan

Pasca Perpanjangan Masa Tanggap Darurat, Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 SR

Pasca Perpanjangan Masa Tanggap Darurat, Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 SR

HUT WSA Ke-5, SIP Angkatan 50 Polda NTT Salurkan Bansos Bagi Korban Gempa di Kabupaten Nagekeo

HUT WSA Ke-5, SIP Angkatan 50 Polda NTT Salurkan Bansos Bagi Korban Gempa di Kabupaten Nagekeo

Komentar
Berita Terbaru