Kamis, 04 Juni 2026

Polda NTT Matangkan Operasi Patuh Turangga 2026

Imanuel Lodja - Kamis, 04 Juni 2026 13:49 WIB
Polda NTT Matangkan Operasi Patuh Turangga 2026
ist
Direktur Lantas Polda NTT Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi
Beberapa pelanggaran yang menjadi perhatian antara lain penggunaan telepon seluler saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI maupun sabuk keselamatan, mengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, hingga melebihi batas kecepatan.

Baca Juga:

Operasi juga menyasar kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan tanpa pelat nomor, penggunaan pelat nomor palsu, travel ilegal, serta berbagai bentuk pelanggaran lain yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Dirlantas mengungkapkan bahwa kondisi geografis NTT yang didominasi jalan berkelok, kawasan pegunungan, tanjakan, tikungan tajam, serta sejumlah ruas jalan yang rawan longsor dan kecelakaan menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas.

"Kondisi geografis NTT membutuhkan tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi dari para pengguna jalan. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," katanya.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Turangga 2026 akan mengedepankan pendekatan preemtif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, preventif melalui pengaturan lalu lintas di titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, serta penegakan hukum yang profesional dan humanis melalui tilang manual maupun ETLE mobile dan statis.

Dirlantas juga memaparkan hasil evaluasi operasi Patuh Turangga 2025 yang menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 23 persen dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga:
Jumlah korban meninggal dunia turun 44 persen dan korban luka berat turun 40 persen.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan di bidang lalu lintas.

"Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan. Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama," tegas Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi.

Melalui Operasi Patuh Turangga 2026, Polda NTT berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas yang semakin kuat sehingga mampu mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur menuju Indonesia Emas 2045.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kriminal, Polda NTT Ungkap 76 Kasus Kejahatan Konvensional

Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kriminal, Polda NTT Ungkap 76 Kasus Kejahatan Konvensional

Persoalan Antara Anggota Brimob dan Warga Alor Berujung Damai, Korban Pilih Cabut Laporan Polisi

Persoalan Antara Anggota Brimob dan Warga Alor Berujung Damai, Korban Pilih Cabut Laporan Polisi

Pelatihan USEFT, Cara Kapolda NTT Bantu anggota Polri Atasi Masalah Mental dan Emosional

Pelatihan USEFT, Cara Kapolda NTT Bantu anggota Polri Atasi Masalah Mental dan Emosional

Polda NTT Dukung Penuh Segala Kegiatan Keagamaan dan Siap Beri Pengamanan

Polda NTT Dukung Penuh Segala Kegiatan Keagamaan dan Siap Beri Pengamanan

Tim Puslitbang Polri Teliti Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Peran Polri dalam Ketahanan Pangan di NTT

Tim Puslitbang Polri Teliti Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Peran Polri dalam Ketahanan Pangan di NTT

Hari Pancasila di Polda NTT,  Irwasda Polda NTT Ingatkan Nilai Pancasila Harus Jadi Pedoman Anggota Polri

Hari Pancasila di Polda NTT, Irwasda Polda NTT Ingatkan Nilai Pancasila Harus Jadi Pedoman Anggota Polri

Komentar
Berita Terbaru