Minggu, 27 September 2026

Jalan Nyaris Putus Tergerus Banjir, Polres Kupang Berlakukan Sistem Buka Tutup

Imanuel Lodja - Selasa, 07 Januari 2025 14:02 WIB
Jalan Nyaris Putus Tergerus Banjir, Polres Kupang Berlakukan Sistem Buka Tutup
istimewa
Jalan Nyaris Putus Tergerus Banjir, Polres Kupang Berlakukan Sistem Buka Tutup

digtara.com - Jalan Timor Raya di Kilometer 41 Camplong, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, NTT nyaris putus akibat abrasi sungai Lili yang menggerus sisi jalan pada Senin (6/1/2025) petang.

Baca Juga:

Kepolisian Resor Kupang pun bergerak cepat menyiasati pengaturan arus lalu lintas di lokasi tersebut.

Polres Kupang terpaksa memberlakukan sistem buka tutup jalur untuk mengatur arus lalu lintas yang sempat terhenti.

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata menyebutkan longsor ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kecamatan Fatuleu sejak Senin (6/1/2025) siang.

Hujan deras tersebut mengakibatkan abrasi di sisi jalan yang berbatasan langsung dengan sungai Lili, sehingga jalan tersebut menjadi tidak stabil dan rentan ambles.

"Kami sudah menerjunkan personil ke lokasi untuk mengatur lalu lintas dengan sistem buka tutup, guna memastikan keselamatan para pengguna jalan. Kami juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan mematuhi petunjuk petugas di lapangan," ujar Kapolres Kupang, Selasa (7/1/2025).

Untuk mengantisipasi kemacetan panjang dan risiko lebih lanjut, Polres Kupang juga sudah berkoordinasi dengan Balai Pekerjaan Jalan Nasional guna dibuka jalur alternatif bagi kendaraan berat dan kendaraan yang tidak memungkinkan untuk melewati jalur utama yang rusak.

"Jalan alternatif ini sangat penting karena jalan utama diprediksi tidak mampu menahan beban kendaraan berat. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut dan upaya perbaikan segera dilakukan," tambahnya.

Warga setempat mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang semakin memburuk.

Mereka berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan tersebut sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah.

Situasi ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di musim hujan yang seringkali membawa dampak besar pada infrastruktur di daerah rawan bencana seperti Kecamatan Fatuleu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Remaja Pria Warga Amfoang Timur-Kupang Ditemukan Pingsan di Wilayah Oecusse-Timor Leste

Remaja Pria Warga Amfoang Timur-Kupang Ditemukan Pingsan di Wilayah Oecusse-Timor Leste

Salut, Dibantu Polisi Sopir Taksi di Kupang Kembalikan Laptop Penumpang Yang Sudah Dua Pekan Tertinggal

Salut, Dibantu Polisi Sopir Taksi di Kupang Kembalikan Laptop Penumpang Yang Sudah Dua Pekan Tertinggal

Story Whatsapp Berujung Laporan Polisi, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai

Story Whatsapp Berujung Laporan Polisi, Polisi Upayakan Penyelesaian Damai

Tawuran Malam Hari, Tiga Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi

Tawuran Malam Hari, Tiga Pemuda di Kota Kupang Diamankan Polisi

Polda Kalsel Bantu Rp 400 Juta Lebih Bagi Masyarakat NTT

Polda Kalsel Bantu Rp 400 Juta Lebih Bagi Masyarakat NTT

Patroli Lampu Biru di Kota Kupang Amankan Sejumlah Remaja Pria Saat Pesta Miras

Patroli Lampu Biru di Kota Kupang Amankan Sejumlah Remaja Pria Saat Pesta Miras

Komentar
Berita Terbaru