Sabtu, 06 Juni 2026

Sebar Hoax Soal Institusi Kepolisian, Polda NTT Bakal Ambil Tindakan Tegas

Imanuel Lodja - Minggu, 14 Juli 2024 12:17 WIB
Sebar Hoax Soal Institusi Kepolisian, Polda NTT Bakal Ambil Tindakan Tegas
istimewa
Sebar Hoax Soal Institusi Kepolisian, Polda NTT Bakal Ambil Tindakan Tegas

digtara.com - Sebuah akun TikTok dengan nama akun @kapalterbangnews memposting video editan dari foto screenshot pada media online tvonenews.com sejak akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Postingan tersebut berisi pernyataan yang mengatasnamakan Kapolda NTT dengan kutipan, "Mahasiswa NTT Itu SDM Rendah Percuma Jauh-jauh Kuliah di Jakarta Tapi Moral tidak ada Hanya Taunya 'Demo' Ungkapnya," dan caption "menurut anda gimana?".

Foto screenshot tersebut dimuat oleh media online tvonenews pada hari Jumat, 12 Juli 2024 pukul 10.34 WIB.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan terhadap media online tvonenews, berita tersebut tidak tersedia pada halaman berita tvonenews.

Postingan TikTok tersebut diunggah pada hari Sabtu, 13 Juli 2024 sekitar pukul 10.30 WITA, dengan menggunakan hashtag #lyodraheavencalumscott dan #lyodraheaven, serta menggunakan backsound "Heaven" dari Calum Scott & Lyodra.

Polda NTT pun bersikap tegas dan segera mengambil tindakan hukum sesuai ketentuan yang ada.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Ariasandy saat dikonfirmasi pada Minggu (14/7/2024) menyatakan bahwa pihaknya akan mengusut pemilik akun TikTok tersebut.

Selain itu, beberapa akun media sosial yang turut menyebarkan informasi palsu tersebut juga akan diusut.

"Postingan tersebut merupakan hoax yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan untuk memprovokasi pihak Ormas Flobamora dan Aliansi Petir di Jakarta terkait aksi unjuk rasa permasalahan kelulusan 11 catar Akpol dari Polda NTT yang minim putra daerah. Setelah kita kroscek ke pihak tvonenews.com, mereka tidak pernah meliput hal tersebut. Untuk pembuat dan penyebar konten tersebut akan kita kejar sampai ketangkap," tegas Kombes Pol Ariasandy.

Polda NTT menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial.

Penyebaran berita bohong dapat menimbulkan keresahan dan memicu konflik di tengah masyarakat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
307 Calon Anggota Polri Panda Polda NTT Lolos ke Rikkes II

307 Calon Anggota Polri Panda Polda NTT Lolos ke Rikkes II

Tangani Puluhan Masalah Kejahatan, Polda NTT Dan Polres Jajaran Amankan 87 Tersangka

Tangani Puluhan Masalah Kejahatan, Polda NTT Dan Polres Jajaran Amankan 87 Tersangka

Kapolda NTT Minta Warga Hentikan Pembuatan Senpira

Kapolda NTT Minta Warga Hentikan Pembuatan Senpira

Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kriminal, Polda NTT Ungkap 76 Kasus Kejahatan Konvensional

Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kriminal, Polda NTT Ungkap 76 Kasus Kejahatan Konvensional

Polda NTT Matangkan Operasi Patuh Turangga 2026

Polda NTT Matangkan Operasi Patuh Turangga 2026

Persoalan Antara Anggota Brimob dan Warga Alor Berujung Damai, Korban Pilih Cabut Laporan Polisi

Persoalan Antara Anggota Brimob dan Warga Alor Berujung Damai, Korban Pilih Cabut Laporan Polisi

Komentar
Berita Terbaru