Senin, 27 Juli 2026

Dikeroyok Rekannya, Dokter di Puskesmas Amfoang Selatan-NTT Trauma Berkantor

Imanuel Lodja - Senin, 10 Juni 2024 10:02 WIB
Dikeroyok Rekannya, Dokter di Puskesmas Amfoang Selatan-NTT Trauma Berkantor
istimewa
Dikeroyok Rekannya, Dokter di Puskesmas Amfoang Selatan-NTT Trauma Berkantor

Everd tak bisa berlari. Sementara Febian dan Alfred terus mengejarnya hingga mendapatinya.

Baca Juga:

Kedua pelaku lantas mengeroyok Everd secara membabi buta.

Beruntung, Everd sempat berupaya untuk menangkis setiap pukulan dari para pelaku.

Karena kelelahan dan kalah jumlah, Everd tak bisa berbuat apa-apa.

Febian akhirnya meninju Everd di bagian dahi kanannya hingga terjatuh dengan posisi jongkok.

Everd pun mengalami luka robek dan mengeluarkan banyak darah. Panik, Febian dan Everd mundur dari lokasi kejadian sekitar tiga meter.

"Saat itu, pas mereka sudah agak menjauh, saya melihat Alfred memegang batu berdiameter sekitar 15 sentimeter. Sedangkan Febian berdiri siaga di belakang saya," tutur korban.

Pasca kejadian itu, Everd langsung menuju Puskesmas Lelogama hendak mencari bantuan agar diantarkan ke Polsek Amfoang Selatan untuk membuat laporan polisi.

Tetapi sejumlah tenaga kesehatan ketakutan dan tak berani membawanya ke kantor polisi karena para pelaku terus memantaunya.

Everd memutuskan untuk pergi ke rumah warga bernama Andre Lim.

Selanjutnya, warga setempat, Yan Totos, mengantarnya ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian tersebut.

Laporan itu teregistrasi dalam LP/B/06/V/2024/Sektor Amfoang Selatan/Polres Kupang/Polda NTT.

"Saya sudah habis buat laporan polisi dan mendapat visum tetapi sudah hampir tiga minggu ini para pelaku belum juga ditangkap," ungkap Everd.

Kuasa hukum Everd, Mekitison Tanau, mengatakan sudah berkoordinasi dengan polisi yang menangani kasus tersebut.

Kepada Mekitison, polisi menyampaikan masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Naibonat, Kabupaten Kupang.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada polisi agar menindaklanjutnya tetapi kami minta agar kasus ini diusut secara transparan dan profesional karena klien kami mengalami luka dan masih trauma," kata Mekitison.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komnas HAM RI Temui Orang Tua Dokter Icha

Komnas HAM RI Temui Orang Tua Dokter Icha

BK DPRD TTU Diminta Tuntaskan Penanganan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kasus Intimidasi Pada Dokter Icha Pakaenoni

BK DPRD TTU Diminta Tuntaskan Penanganan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kasus Intimidasi Pada Dokter Icha Pakaenoni

Apresiasi Kinerja Polda NTT, Keluarga Dokter Icha Minta Penyidik Terapkan Pasal 530 KUHPidana

Apresiasi Kinerja Polda NTT, Keluarga Dokter Icha Minta Penyidik Terapkan Pasal 530 KUHPidana

Kasus Dokter Icha Naik ke Penyidikan, Penyidik Terapkan Pasal Berlapis

Kasus Dokter Icha Naik ke Penyidikan, Penyidik Terapkan Pasal Berlapis

Tim Joint Investigation Undang Keluarga Almarhumah Dokter Icha Ikut Gelar Perkara

Tim Joint Investigation Undang Keluarga Almarhumah Dokter Icha Ikut Gelar Perkara

Investigasi Kasus Dokter Icha, LPSK Turunkan Tim

Investigasi Kasus Dokter Icha, LPSK Turunkan Tim

Komentar
Berita Terbaru