Tim Joint Investigation Undang Keluarga Almarhumah Dokter Icha Ikut Gelar Perkara
digtara.com -Penyidik Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan gelar perkara kasus meninggalnya almarhumah dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha, Kamis (23/7/2026) pagi.
Baca Juga:
Gelar perkara dihadiri tim dari Direktorat Reskrimum, Ditres PPA dan PPO, Ditreskrimsus, Bidang Propam, Bidang Hukum, Kasat Reskrim Polres Kupang serta keluarga dan penasehat keluarga almarhumah.
Gelar perkara ini dilakukan secara internal dan melibatkan penasehat hukum dan keluarga almarhumah dokter Icha.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTT sekaligus Ketua Tim Joint Investigation, Kombes Pol Sigit Haryono sempat memantau pelaksanaan gelar perkara.
Sejak pagi hari, ayah dan ibu almarhumah dokter Icha, Gabriel Pakaenoni dan Nur didampingi kerabat Fabi Banase sudah tiba di Mapolda NTT.
Baca Juga:Mereka didampingi penasehat hukum, Victor Emanuel Manbait, Arief Rahman dan Cony Tiluata.
Victor Manbait membenarkan kalau keluarga dan penasehat hukum mendapat undangan dari tim joint investigation untuk menghadiri gelar perkara.
"Kami diundang untuk hadir dalam gelar perkara terkait laporan kami atas dugaan penyiksaan yang sudah dilaporkan di Polda NTT," ujarnya.
Ia mengaku kalau dalam laporan tersebut, para terduga pelaku melanggar pasal 530 KUHPidana.
Victor berharap gelar perkara menjadi titik maju dan perkara bisa diproses dalam waktu tidak terlalu lama.
"Belum ada informasi dari BK soal jadwal paripurna untuk penyampaian rekomendasi," tandas Victor.
Ia berharap segera ada keputusan dan rekomendasi yang jelas dari BK DPRD Kabupaten TTU atas tiga terlapor anggota DPRD Kabupaten TTU.
Tim joint investigation sebelumnya sempat mengundang keluarga almarhumah dr. Icha ke Mapolda NTT pada Senin 20 Juli 2026, untuk membahas perkembangan penanganan perkara.
Baca Juga:
Distribusi Bantuan Ketua Umum Bhayangkari Pakai KP Pulau Ndao 3009
Polairud Polda NTT Kerahkan Kapal Antar Bantuan Korban Gempa Ke Wilayah Pulau di Flores
Investor Pariwisata di Sumba Barat Daya Ditipu Makelar Tanah Hingga Rugi Miliaran Rupiah
Dukung Kasus Dokter Icha Diusut Tuntas, Sanggar Suara Perempuan NTT Surati Kapolda NTT
Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi